(1) Formasi Jabatan Notaris sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 4 merupakan pedoman untuk menentukan Kategori Daerah.
(2) Kategori Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas:
a. Kategori Daerah A meliputi:
1. Kota Administrasi Jakarta Selatan;
2. Kota Administrasi Jakarta Barat;
3. Kota Administrasi Jakarta Pusat;
4. Kota Administrasi Jakarta Utara; dan
5. Kota Administrasi Jakarta Timur.
b. Kategori Daerah B meliputi:
1. Kota Bandung;
2. Kota Surabaya;
3. Kota Semarang;
4. Kota Medan; dan
5. Kota Makassar.
c. Kategori Daerah C meliputi:
1. Kota Bekasi;
2. Kabupaten Bekasi;
3. Kota Depok;
4. Kota Bogor;
5. Kabupaten Bogor;
6. Kota Tangerang;
7. Kota Tangerang Selatan;
8. Kabupaten Tangerang;
9. Kabupaten Sidoarjo;
10. Kota Yogyakarta;
11. Kabupaten Sleman;
12. Kabupaten Bantul;
13. Kota Surakarta;
14. Kabupaten Deli Serdang;
15. Kabupaten Gowa;
16. Kota Batam;
17. Kota Pekanbaru;
18. Kota Denpasar;
19. Kabupaten Badung; dan
20. Kabupaten Gianyar.
d. Kategori Daerah D meliputi kabupaten/kota selain Kategori Daerah A, Kategori Daerah B, dan Kategori Daerah C.