(1) KPR Sarusuna Bersubsidi diberikan kepada kelompok sasaran yang memenuhi batas harga Sarusuna paling banyak sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 5 ayat (3), dan memenuhi persyaratan yang diberlakukan atas (i) Uang Muka Paling Sedikit; (ii) KPR Paling Banyak; dan (iii) Skim Subsidi.
(2) Persyaratan atas uang muka paling sedikit dan KPR paling banyak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut:
Kelompok Sasaran Uang Muka Paling Sedikit (%) KPR Paling Banyak (Rp) I 12,5
126.000.000 II 12,5
96.250.000 III 10,0
67.500.000
(3) Persyaratan atas skim subsidi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut:
a. bantuan uang muka sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 4 ayat (2) menjadi bagian dari pemenuhan uang muka paling sedikit sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 6 ayat (2);
b. suku bunga bersubsidi yang diberikan oleh Pemerintah diatur dengan ketentuan sebagai berikut:
c. suku bunga bersubsidi untuk kelompok sasaran I pada tahun 1, 2, 3, dan 4 sebagaimana dimaksud pada huruf b akan disesuaikan dan ditetapkan secara periodik paling lama setiap tahun melalui Peraturan Menteri Negara Perumahan Rakyat;
d. suku bunga bersubsidi untuk kelompok sasaran II pada tahun 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 sebagaimana dimaksud pada huruf b akan disesuaikan dan ditetapkan secara periodik paling lama setiap tahun melalui Peraturan Menteri Negara Perumahan Rakyat;
e. suku bunga bersubsidi untuk kelompok sasaran III pada tahun 1 dan 2 sebagaimana dimaksud huruf b, hanya membayar komponen bunga (interest only);
f. suku bunga bersubsidi sebagaimana dimaksud dalam huruf b dihitung dan ditetapkan dengan mempergunakan perhitungan anuitas;
g. suku bunga bersubsidi khusus untuk kelompok sasaran I dan II akan disesuaikan dan ditetapkan secara periodik paling lama setiap tahun dengan Keputusan Menteri yang mempertimbangkan suku bunga pasar pada tahun anggaran berjalan dan menggunakan formula = (BI rate rata-rata + marjin - subsidi selisih bunga paling banyak);
h. tingkat bunga pasar selama masa subsidi ditetapkan berdasarkan BI rate ditambah marjin tertentu yang disepakati di dalam MoU dan atau PKO antara Kementerian Negara Perumahan Rakyat dengan LPK;
Kelompok Sasaran Suku Bunga Bersubsidi (%/Tahun) Tahun 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 I 9,85 9,85 9,85 9,85 Bunga Pasar II 8,85 8,85 8,85 8,85 8,85 8,85 Bunga Pasar III 7 7 7 7 7 7 7 7 Bunga Pasar
i. Sarusuna yang perolehannya melalui fasilitas ayat ini tidak boleh diperjualbelikan atau dipindahtangankan dalam bentuk perbuatan hukum apapun, kecuali:
1. untuk kepentingan LPK dalam rangka penyelamatan kredit; atau;
2. telah melampaui jangka waktu 5 tahun sejak perolehannya;
j. pelaksanaan perihal sebagaimana dimaksud pada huruf i angka 1 dan angka 2 ditetapkan dan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Menteri Negara Perumahan Rakyat tersendiri.
(4) Ketentuan tentang tenor, disepakati oleh kedua belah pihak yakni LPK dan debitur yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing kelompok sasaran.
6. Ketentuan
Pasal 7 diubah, sehingga
Pasal 7 berbunyi sebagai berikut: