Langsung ke konten utama
Langsung ke konten utama

Koreksi Pasal 9

PP Nomor 40 Tahun 2025 | Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional

PDF Sumber
100%
Hal. 1
Hal. 1
Teks Saat Ini
(1) Sasaran pemanfaatan Energi Final sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 meliputi tercapainya pemanfaatan Energi Final pada: a, tahun 2030 antara 255,1 (dua ratus lima puluh lima koma satu) juta TOE sampai dengan 299,0 (dua ratus sembilan puluh sembilan koma nol) juta TOE; b. tahun 2O40 antara 3O3,9 (tiga ratus tiga koma sembilan) juta TOE sampai dengan 358,9 (tiga ratus lima puluh delapan koma sembilan) juta TOE; c. tahun 2050 antara 354,6 (tiga ratus lima puluh empat koma enam) juta TOE sampai 414,7 (empat ratus empat belas koma tqjuh) juta TOE; dan d. tahun 2O60 antara 378,5 (tiga ratus tujuh puluh delapan koma lima) juta TOE sampai dengan 432,8 (empat ratus tiga puluh dua koma delapan) juta TOE. (21 Tercapainya pemanfaatan Energi Final sebagaimana dimaksud pada ayat (1) melalui tahapan: a. tercapainya pemanfaatan Energi Final untuk: 1. sektor industri, pada: a) tahun 2030 antara 127,9 (seratus dua puluh tujuh koma sembilan) juta TOE sampai dengan 153,4 (seratus lima puluh tiga koma empat) juta TOE; b) tahun 2040 antara 168,9 (seratus enam puluh delapan koma sembilan) juta TOE sampai dengan 196,6 (seratus sembilan puluh enam koma enam) juta TOE; c) tahun 2050 antara 215,4 (dua ratus lima belas koma empat) juta TOE sampai dengan 252,0 (dua ratus lima puluh dua koma nol) juta TOE; dan d) tahun 2060 antara 246,7 (dua ratus empat puluh enam koma tujuh) juta TOE sampai dengan 274,0 (dua ratus tujuh puluh empat koma nol) juta TOE, 2. sektor transportasi, pada: a) tahun 2030 antara 87,0 (delapan puluh tujuh koma no1) juta TOE sampai dengan 95,6 (sembilan puluh lima koma enam) juta TOE; b) tahun 2O40 antara 85,8 (delapan puluh lima koma delapan) juta TOE sampai dengan 96,8 (sembilan puluh enam koma delapan)juta TOE; c) tahun . . . E:f{{I-t=N K INDONESIA c) tahun 2O50 antara 79,6 (tqjuh puluh sembilan koma enam) juta TOE sampai dengan 90,1 (sembilan puluh koma satu) juta TOE; dan d) tahun 2060 antara 64,7 (enam puluh empat koma tqiuh) juta TOE sampai dengan 80,O (delapan puluh koma nol) juta TOE, 3. sektor komersial, pada: a) tahun 2O30 antara 1 1 ,2 (sebelas koma dua)juta TOE sampai dengan 15,6 (lima belas koma enam) juta TOE; b) tahun 2O40 antara 14,8 (empat belas koma delapan) juta TOE sampai dengan 2O,9 (dua puluh koma sembilan) juta TOE; c) tahun 2050 antrrra 18,4 (delapan belas koma empat) juta TOE sampai dengan 25,6 (dua puluh lima koma enam) juta TOE; dan d) tahun 2O60 antara 20,8 (dua puluh koma delapan) juta TOE sampai dengan 27,2 (dua puluh tqiuh koma dua) juta TOE, 4. sektor rumah tangga, pada: a) tahun 2030 antara 29,0 (dua puluh sembilan koma nol) juta TOE sampai dengan 34,3 (tiga puluh empat koma tiga) juta TOE; b) tahun 2O40 antara 34,3 (tiga puluh empat koma tiga) juta TOE sampai dengan 44,6 (empat puluh empat koma enam) juta TOE; c) tahun 2O50 antara 41,2 (empat puluh satu koma dua) juta TOE sampai dengan 46,9 (empat puluh enam koma sembilan) juta TOE; dan d) tahun 2O60 antara 46,3 (empat puluh enam koma tiga) juta TOE sampai dengan 51,7 (lima puluh satu koma tujuh) juta TOE. b. Tercapainya pemanfaatan Energi Final untuk jenis Energi: 1. surya, pada: a) tahun 2030 antara 1,2 (satu koma dua) juta TOE sampai dengan 1,5 (satu koma lima) juta TOE; b) tahun 2O40 antara 1,8 (satu koma delapan) juta TOE sampai dengan 1,9 (satu koma sembilan) juta TOE; c) tahun . . . BLIK INDONESIA c) tahun 2O50 antara 4,3 (empat koma tiga) juta TOE sampai dengan 4,5 (empat koma lima) juta TOE; dan d) tahun 2060 antara 11,6 (sebelas koma enam) juta TOE sampai dengan L2,7 (dua belas koma tujuh) juta TOE, 2. biomassa, pada: a) tahun 2O30 antara 15,8 (lima belas koma delapan) juta TOE sampai dengan 23,1 (dua puluh tiga koma satu) juta TOE; b) tahun 2O40 antara 21,9 (dua puluh satu koma sembilan) juta TOE sampai dengan 24,7 (dua puluh empat koma tujuh) juta TOE; c) tahun 2O50 antara 3O,3 (tiga puluh koma tiga) juta TOE sampai dengan 35,0 (tiga puluh lima koma nol) juta TOE; dan d) tahun 2O60 antara 67,5 (enam puluh tqjuh koma lima) juta TOE sampai dengan 7 1,9 (tujuh puluh satu koma sembilan) juta TOE, 3. biogas, pada: a) tahun 2O30 antara 48,4 (empat puluh delapan koma empat) ribu TOE sampai dengan 65,1 (enam puluh lima koma satu) ribu TOE; b) tahun 2O40 antara 87,5 (delapan puluh tqiuh koma lima) ribu TOE sampai dengan 118,2 (seratus delapan belas koma dua) ribu TOE; c) tahun 2O50 antara 158,4 (seratus lima puluh delapan koma empat) ribu TOE sampai dengan 2OO,7 ldua ratus koma tujuh) ribu TOE; dan d) tahun 2O60 antara 286,7 (dua ratus delapan puluh enam koma tujuh) ribu TOE sampai dengan 378,3 (tiga ratus tqiuh puluh delapan koma tiga) ribu TOE, 4. bahan bakar nabati, pada: a) tahun 2030 antara 18,7 (delapan belas koma tqiuh)juta TOE sampai dengan 22,7 (dua puluh dua koma tujuh) juta'TOE; b) tahun 2O40 antara 21,9 (dua puluh satu koma sembilan) juta TOE sampai dengan 25,2 (dua puluh lima koma dua) juta TOE; c) tahun 2050 antara 18,7 (delapan belas koma tujuh) juta TOE sampai 22,1 (dua puluh dua koma satu) juta TOE; dan d) tahun. . . BLIK INDONESIA _ 13_ d) tahun 2060 antara 13,6 (tiga belas koma enam) juta TOE sampai dengan 19,9 (sembilan belas koma sembilan) juta TOE, 5, hidrogen, pada: a) tahun 2030 antara 0,7 (nol koma tujuh) ribu TOE sampai dengan 1,4 (satu koma empat) ribu TOE; b) tahun 2O40 antara 5,4 (lima koma empat) juta TOE sampai dengan 6,4 (enam koma empat) juta TOE; c) tahun 2O50 antara 20,4 (dua puluh koma empat) juta TOE sampai dengan 23,2 (dua puluh tiga koma dua) juta TOE; dan d) tahun 2060 antara 31,4 (tiga puluh satu koma empat) juta TOE sampai dengan 35,4 (tiga puluh lima koma empat) juta TOE, 6. amonia, pada: a) tahun 2O30 antara 2,4 (dtua koma empat) ribu TOE sampai dengan 2,9 (dua koma sembilan) ribu TOE; b) tahun 2O40 antara I (satu) juta TOE sampai dengan 1,2 (satu koma dua) juta TOE; c) tahun 2050 antara 3,5 (tiga koma lima) juta TOE sampai dengan 4,3 (empat koma tiga) juta TOE; dan d) tahun 2O60 antara 3,5 (tiga koma lima) juta TOE sampai dengan 7,5 (tujuh koma lima) juta TOE, 7. dimethyl etler, pada: a) tahun 2030 antara 0 (nol) TOE sampai dengan 600 (enam ratus) ribu TOE; b) tahun 2O40 antara 3,0 (tiga koma nol)juta TOE sampai dengan 3,6 (tiga koma enam) juta TOE; c) tahun 2O50 antara 3,0 (tiga koma nol) juta TOE sampai dengan 3,6 (tiga koma enam) juta TOE; dan d) tahun 2O60 antara 3,0 (tiga koma nol) juta TOE sampai dengan 3,6 (tiga koma enam) juta TOE, 8. bahan bakar minyak, pada: a) tahun 2O30 antara 75,3 (tqiuh puluh lima koma tiga) juta TOE sampai dengan 82,1 (delapan puluh dua koma satu) juta TOE; b) tahun 2O40 antara 64,3 (enam puluh empat koma tiga) juta TOE sampai dengan 73,5 (tqiuh puluh tiga koma lima) juta TOE; c) tahun... c) tahun 2050 antara 45,8 (empat puluh lima koma delapan) juta TOE sampai dengan 54,7 (lima puluh empat koma tduh) juta TOE; dan d) tahun 2060 antara 22,8 (dua puluh dua koma delapan) juta TOE sampai dengan 32,0 (tiga puluh dua koma nol) juta TOE, 9. gas bumi, pada: a) tahun 2O30 antara 18,8 (delapan belas koma delapan) juta TOE sampai dengan 20,1 (dua puluh koma satu) juta TOE; b) tahun 2040 antara 24,9 (dua puluh empat koma sembilan) juta TOE sampai dengan 27,3 (dua puluh tujuh koma tiga) juta TOE; c) tahun 2050 antara 40,4 (empat puluh koma empat) juta TOE sampai dengan 47,4 lempat puluh tujuh koma empat) juta TOE; dan d) tahun 2060 antara 56,6 (lima puluh enam koma enam) juta TOE sampai dengan 71,1 (tujuh puluh satu koma satu) juta TOE, lO.liryefied petroleum gas, pada: a) tahun 2O30 antara 11,O (sebelas koma nol) juta TOE sampai dengan 11,2 (sebelas koma dua) juta TOE; b) tahun 2O40 antara 2,8 (dua koma delapan) juta TOE sampai dengan 3,0 (tiga koma nol) juta TOE; c) tahun 2050 antara 1,O (satu koma nol) juta TOE sampai dengan 1,1 (satu koma satu) juta TOE; dan d) tahun 2O60 antara 0,8 (nol koma delapan) juta TOE sampai dengan 0,9 (nol koma sembilan) juta TOE, 11. batubara, pada: a) tahun 2O30 antara 67,2 (enam puluh tujuh koma dua) juta TOE sampai dengan 68,7 (enam puluh delapan koma tujuh) juta TOE; b) tahun 2O40 ar,tara 83,3 (delapan puluh tiga koma tiga) juta TOE sampai dengan 85,3 (delapan puluh lima koma tiga) juta TOE; c) tahun 2050 antara 8O,3 (delapan puluh koma tiga) juta TOE sampai dengan 81,8 (delapan puluh satu koma delapan) juta TOE; dan d) tahun 2060 an;tara 25,3 (dua puluh lima koma tiga) juta TOE sampai dengan 38,6 (tiga puluh delapan koma enam) juta TOE, 12. listrik,... PRESTDEN UBLIK INDONESIA 12. listrik, pada: a) tahun 2030 antara 46,8 (empat puluh enam koma delapan) juta TOE setara dengan 544 TWh (lima ratus empat puluh empat terawatt-hours) sampai dengan 69,3 (enam puluh sembilan koma tiga) juta TOE setara dengan 806 TWh (delapan ratus enam terawatt- hours) tanpa memperhitun gJ<an captiue power atau antara 60,1 (enam puluh koma satu) juta TOE setara dengan 699 TWh (enam ratus sembilan puluh sembilan terawatt-hours) sampai dengan 84,5 (delapan puluh empat koma lima) juta TOE setara dengan 983 TWh (sembilan ratus delapan puluh tiga terawatt-hours) dengan memperhitun gj<an uptiue pow er ; b) tahun 2O40 antara 73,5 (tujuh puluh tiga koma limaljuta TOE setara dengan 855 TWh (delapan ratus lima puluh lima terawatt-hours) sampai dengan 106,7 (seratus enam koma tujuh) juta TOE setara dengan 1.240 TWh (seribu dua ratus empat puluh terawatt-hours) tanpa memperhitungkan captiue power ata.u antara 91,5 (sembilan puluh satu koma lima) juta TOE setara dengan 1O64 TWh (seribu enam puluh empat terawatt-hours) sampai dengar: 132,2 (seratus tiga puluh dua koma dua) juta TOE setara dengan 1.538 TWh (seribu lima ratus tiga puluh delapan terawatt-hours) dengan memperhitun gkan mptiue power, c) tahun 2050 antara 106,6 (seratus enam koma enam) juta TOE setara dengan 1.240 TWh (seribu dua ratus empat puluh terawatt-hours) sampai dengan 137,0 (seratus tiga puluh tujuh koma nol) juta TOE setara dengan 1.593 TWh (seribu lima ratus sembilan puluh tiga terawatt- hours) tanpa memperhitung!<an captiue pouer atau antara 129,2 (seratus dua puluh sembilan koma dua) juta TOE setara dengan 1.502 TWh (seribu lima ratus dua terawatt-hours) sampai dengan 174,2 (seratus tujuh puluh empat koma dua) juta TOE setara dengan 2.026 TWh (dua ribu dua puluh enam terawatt-hours) dengan memperhitun gkan uptiue pouer, dan d) tahun . . . UBLIK INDONESIA d) tahun 2060 antara 128,8 (seratus dua puluh delapan koma delapan) juta TOE setara dengan 1.498 TWh (seribu empat ratus sembilan puluh delapan terawatt-hours) sampai dengan 152,1 (seratus lima puluh dua koma satu) juta TOE setara dengan 1.769 TWh (seribu tujuh ratus enam puluh sembilan terawatt-hours) tanpa memperhitungkan aptiue pouer atau antara 155,9 (seratus lima puluh lima koma sembilan) juta TOE setara dengan 1.813 TWh (seribu delapan ratus tiga belas terawatt-hours) sampai dengan 201,9 (dua ratus satu koma sembilan) juta TOE setara dengan 2.349 TWh (dua ribu tiga ratus empat puluh sembilan terawatt- hours) dengan memperhitungkan captiue pouer.
Koreksi Anda