Langsung ke konten utama
Langsung ke konten utama

Koreksi Pasal 65

PERPRES Nomor 69 Tahun 2023 | Peraturan Presiden Nomor 69 Tahun 2023 tentang RENCANA DETAIL TATA RUANG KAWASAN PERBATASAN NEGARA PADA WII.AYAH PERENCANAAN YETETKUN DI PROVINSI PAPUA SEI"ATAN

PDF Sumber
100%
Hal. 1
Hal. 1
Teks Saat Ini
(l) Ketentuan khusus pada kawasan sempadan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 63 huruf b ditetapkan dengan ketentuan sebagai. berikut: a, ketenhran mengenai lebar sempadan sungai dan mata air dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku; b.apabila... REPUBUI( INDONESIA b. apabila terdapat bangunan yang telah terlanjur berdiri di sempadan sungai maka bangunan tersebut dinyatakan dalam sfatus Cpo yang berarti tidak dapat diubah, ditambah, dan diperbaiki serta tidak akan dikeluarkan izin mendirikan bangunan, serta secara bertahap harus ditertibkan untuk mengembalikan fungsi sempadan sungai; c. ketentuan sebagaimana dimaksud dalam huruf b tidak berlaku bagi bangunan yang terdapat dalam sempadan sungai untuk fasilitas kepentingan tertentu yang meliputi: 1. bangunan prasarana sumber daya air; 2. fasilitas jembatan dan dermaga; 3. jalur pipa gas dan air minum; 4. rentangan kabel listrik dan telekomunikasi; dan 5. bangunanketenagalistrikan; d. semua kegiatan di sempadan wajib memiliki izin dari instansi yang berwenang dengan memperhatikan fungsi utama sungai agar tidak terganggu oleh aktifitas yang berkembang di dalamnya; dan e. tidak diperbolehkan melakukan kegiatan penimbunan seperti reklamasi pada kawasan sempadan. (21 Ketentuan khusus pada kawasan sempadan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan pada: a. 7,ona PS di Blok I.A.1, Blok 1,A.2, Blok I.D.l, Blok |.D.2, Blok I.E.1, Blok I.E.3, Blok I.F.1, dan Blok I.F.3; b. Tnna RTH-3 di Blok 1.A,2; c. 7-ona RTH-4 di Blok LD.l, Blok 1.D.2, Blok I.E.3; Blok I.F. 1., dan Blok I.F.3; d. Zona BA di Blok I.D.l, Blok 1.D.2, Blok I.8.1, Blok I.E.3, Blok I.F.1, dan Blok I.F.3; e. 7,ona. P-1 di Blok I.E.3 dan Blok I.F.3; f. 7-ona P-2 di Blok I.D.1, Blok 1.D.2, Blok I.E.1, dan Blok I.E.3; g. Tnna R-3 di Blok I.F.3; h.7-ona PL-3. . . _7t _ h. Zona PL-3 di Blok I.F.3; dan i. Zona BJ di Blok I.D.l, Blok 1.D.2, Blok I.E.l, Blok I.E.3, Blok I.F.1, dan Blok I.F.3. (3) Ketentuan khusus pada kawasan sempadan digambarkan dalam peta dengan tingkat ketelitian skala 1:5.000 sebagaimana tercantum dalam Lampiran XVII yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan PRESIDEN ini.
Koreksi Anda