Koreksi Pasal 30
PERPRES Nomor 41 Tahun 2022 | Peraturan Presiden Nomor 41 Tahun 2022 tentang RENCANA ZONASI KAWASAN ANTARWILAYAH LAUT NATUNA-NATUNA UTARA
Teks Saat Ini
(1) Tatanan kepelabuhanan nasional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (2) huruf a berupa pelabuhan Laut.
(2) Pelabuhan Laut sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:
a. Pelabuhan Kuala Enok di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau;
b. Pelabuhan Kuala Gaung di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau;
c. Pelabuhan Sungai Guntung di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau;
d. Pelabuhan Tembilahan di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau;
e. Pelabuhan Meranti/Dorak di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau;
f. Pelabuhan Selat Panjang di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau;
g. Pelabuhan Penyalai di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau;
h. Pelabuhan Sokoi di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau;
i. Pelabuhan Tanjung Buton di Kabupaten Siak, Provinsi Riau;
j. Pelabuhan Pekanbaru di Kota Pekanbaru satu sistem dengan Terminal Bandar Teguh Abadi dan Perawang di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau;
k. Pelabuhan Letung di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau;
l. Pelabuhan Tarempa di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau;
m. Pelabuhan Sei Kolak Kijang di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau;
n. Pelabuhan Tanjung Uban/Teluk Sasah di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau;
o. Pelabuhan Tanjung Berakit di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau;
p. Pelabuhan Malarko di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau;
q. Pelabuhan Tanjung Batu Kundur di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau;
r. Pelabuhan Parit Rempak di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau;
s. Pelabuhan Tanjung Balai Karimun satu sistem dengan ship to ship (STS) Tanjung Balai Karimun
di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau;
t. Pelabuhan Tanjung Tiram di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau;
u. Pelabuhan Dabo Singkep di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau;
v. Pelabuhan Pekajang di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau;
w. Pelabuhan Senayang di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau;
x. Pelabuhan Mempawah di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kepulauan Riau;
y. Pelabuhan Selat Lampa di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau;
z. Pelabuhan Midai di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau;
aa. Pelabuhan Pulau Seluan di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau;
bb. Pelabuhan Pulau Laut di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau;
cc. Pelabuhan Ranai di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau;
dd. Pelabuhan Sedanau di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau;
ee. Pelabuhan Serasan di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau;
ff.
Pelabuhan Subi di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau;
gg. Pelabuhan Batam/Batu Ampar satu sistem dengan Terminal Kabil, Terminal Nongsa, Terminal Sekupang, Terminal Telaga Punggur, Terminal Harbour Bay/Teluk Senimba di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau;
hh. Pelabuhan Pulau Sambu satu sistem dengan ship to ship (STS) Perairan Nipah dan ship to ship (STS) Perairan Selat Durian di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau;
ii.
Pelabuhan Dompak di Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau;
jj.
Pelabuhan Tanjung Pinang satu sistem dengan Terminal Balai Adat Indra Sakti dan Terminal Batu Anam di Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau;
kk. Pelabuhan Tanjung Mocoh di Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau;
ll.
Pelabuhan Talang Duku di Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi;
mm. Pelabuhan Kuala Mendahara di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi;
nn. Pelabuhan Kuala Tungkal di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi;
oo. Pelabuhan Muara Sabak di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi;
pp. Pelabuhan Nipah Panjang di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi;
qq. Pelabuhan Ujung Jabung di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi;
rr.
Pelabuhan Boom Baru/Palembang satu sistem dengan Terminal Sungai Lais di Kota Palembang dan Terminal Tanjung Carat di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan;
ss. Pelabuhan Karang Agung di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan;
tt.
Pelabuhan Sungsang di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan;
uu. Pelabuhan Tanjung Api-Api di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan;
vv. Pelabuhan Kertapati di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan;
ww. Pelabuhan Belinyu di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung;
xx. Pelabuhan Muntok di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung;
yy. Pelabuhan Pangkal Balam di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung;
zz.
Pelabuhan Tanjung Satai di Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat;
aaa. Pelabuhan Teluk Melano di Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat;
bbb. Pelabuhan Kendawangan di Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat;
ccc. Pelabuhan Ketapang di Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat;
ddd. Pelabuhan Pontianak satu sistem dengan Terminal Jeruju (Indo Kontainer Sarana) di Kota Pontianak dan Terminal Kijing Sei Kunyit serta Terminal Pontianak Baru (Jungkat) di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat;
eee. Pelabuhan Karimata di Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat;
fff.
Pelabuhan Paloh/Sakura di Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat;
ggg. Pelabuhan Singkawang di Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat;
hhh. Pelabuhan Sintete di Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat;
iii.
Pelabuhan Teluk Air/Padang Tikar di Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat; dan jjj.
Pelabuhan Sukadana di Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat.
(3) Dalam hal terdapat perubahan ketentuan peraturan perundang-undangan yang menjadi acuan dalam tatanan kepelabuhanan nasional sebagaimana dimaksud pada ayat
(1), lokasi, hierarki, pembangunan, pengoperasian, dan pengembangan pelabuhan dilaksanakan sesuai dengan perubahan Rencana Induk Pelabuhan Nasional.
Koreksi Anda
