Peraturan Menteri Koordinator ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri Koordinator ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik INDONESIA.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 20 Juli 2022
MENTERI KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
AIRLANGGA HARTARTO
Diundangkan di Jakarta pada tanggal 22 Juli 2022
MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
YASONNA H. LAOLY
LAMPIRAN PERATURAN MENTERI KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN
NOMOR 9 TAHUN 2022 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN NOMOR 7 TAHUN 2021 TENTANG PERUBAHAN DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL
PERUBAHAN DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL
I.
PROYEK NO.
DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL LOKASI A. Sektor Jalan dan Jembatan
1. Jalan Tol Serang - Panimbang Provinsi Banten
2. Jalan Tol Pandaan - Malang Provinsi Jawa Timur
3. Jalan Tol Manado - Bitung Provinsi Sulawesi Utara
4. Jalan Tol Balikpapan - Samarinda Provinsi Kalimantan Timur
5. Jalan Tol Medan - Binjai - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Utara
6. Jalan Tol Pekanbaru - Kandis - Dumai - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Riau
7. Jalan Tol Kisaran - Tebing Tinggi - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Utara
8. Jalan Tol Sigli - Banda Aceh - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Aceh
9. Jalan Tol Binjai - Langsa - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Aceh dan Sumatera Utara
10. Jalan Tol Bukittinggi - Padang Panjang - Lubuk Alung - Padang - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Barat
11. Jalan Tol Rantau Prapat - Kisaran - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Utara
12. Jalan Tol Langsa - Lhokseumawe - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Aceh
13. Jalan Tol Lhokseumawe - Sigli - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Aceh
14. Jalan Tol Pekanbaru - Bangkinang - Payakumbuh - Bukittinggi - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Riau
15. Jalan Tol Tebing Tinggi - Pematang Siantar - Prapat - Tarutung - Sibolga - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Utara
16. Jalan Tol Betung (Sp. Sekayu) - Tempino - Jambi - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Selatan
17. Jalan Tol Jambi - Rengat - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Jambi dan Riau
18. Jalan Tol Rengat - Pekanbaru - bagian dari Provinsi Riau
NO.
DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL LOKASI Trans Sumatera
19. Jalan Tol Dumai - Sp. Sigambal - Rantau Prapat - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Riau dan Provinsi Sumatera Utara
20. Jalan Tol Simpang Indralaya - Muara Enim - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Selatan
21. Jalan Tol Muara Enim - Lahat - Lubuk Linggau - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Selatan
22. Jalan Tol Lubuk Linggau - Curup - Bengkulu - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Selatan dan Bengkulu
23. Jalan Tol Kayu Agung - Palembang - Betung Provinsi Sumatera Selatan
24. Jalan Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan Provinsi Jawa Barat
25. Jalan Tol Ciawi - Sukabumi - Ciranjang - Padalarang Provinsi Jawa Barat
26. Jalan Tol Cengkareng - Batu Ceper - Kunciran Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dan Provinsi Banten
27. Jalan Tol Serpong - Cinere Provinsi Banten dan Provinsi Jawa Barat
28. Jalan Tol Cinere - Jagorawi Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat
29. Jalan Tol Cimanggis - Cibitung Provinsi Jawa Barat
30. Jalan Tol Cibitung - Cilincing Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat
31. Jalan Tol Bekasi - Cawang - Kampung Melayu Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat
32. Jalan Tol Serpong - Balaraja Provinsi Banten
33. Jalan Tol Semanan - Sunter - bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta Provinsi DKI Jakarta
34. Jalan Tol Sunter - Pulo Gebang - bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta Provinsi DKI Jakarta
35. Jalan Tol Duri Pulo - Kampung Melayu - bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta Provinsi DKI Jakarta
36. Jalan Tol Kemayoran - Kampung Melayu - bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta Provinsi DKI Jakarta
37. Jalan Tol Ulujami - Tanah Abang - bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta Provinsi DKI Jakarta
38. Jalan Tol Pasar Minggu - Casablanca - bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta Provinsi DKI Jakarta
39. Jalan Tol Pasuruan - Probolinggo Provinsi Jawa Timur
40. Jalan Tol Probolinggo - Banyuwangi (Target Penyelesaian Tahun 2024 Ruas Jalan Tol Probolinggo - Besuki) Provinsi Jawa Timur
41. Jalan Tol Krian - Legundi - Bunder - Manyar Provinsi Jawa Timur
42. Jalan Tol Jakarta - Cikampek II Sisi Selatan Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat
43. Jalan Tol Semarang - Demak Provinsi Jawa Tengah
NO.
DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL LOKASI
44. Jalan Tol Yogyakarta - Bawen Provinsi Daerah Istimewa (D.I.) Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah
45. Pembangunan Fly Over dari dan Menuju Terminal Teluk Lamong Provinsi Jawa Timur
46. Jalan Tol Ngawi - Kertosono - Kediri Provinsi Jawa Timur
47. Jalan Tol Depok - Antasari (termasuk Bojonggede - Salabenda) Provinsi Jawa Barat
48. Jalan Tol Solo - Yogyakarta - Kulon Progo Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi D.I.
Yogyakarta
49. Jalan Tol Bogor Ring Road (termasuk Caringin - Salabenda) Provinsi Jawa Barat
50. Jalan Tol Gedebage - Tasikmalaya - Cilacap (Target Penyelesaian Tahun 2024 Ruas Jalan Tol Gedebage - Tasikmalaya) Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Jawa Tengah
51. Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Provinsi Jawa Barat
52. Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk - Negara - Pekutatan - Soka - Mengwi Provinsi Bali
53. Pembangunan Akses Pelabuhan Tanjung Priok Timur Baru/New Priok Eastern Access (NPEA) Provinsi DKI Jakarta B. Sektor Pelabuhan
54. Pelabuhan KEK Maloy Provinsi Kalimantan Timur
55. Pelabuhan Sanur - Nusa Ceningan/Lembongan Provinsi Bali
56. Pelabuhan Likupang Provinsi Sulawesi Utara
57. Makassar New Port Provinsi Sulawesi Selatan
58. Terminal Multipurpose Labuan Bajo
Provinsi Nusa Tenggara Timur
59. Pembangunan Pelabuhan Patimban Provinsi Jawa Barat
60. Pengembangan Pelabuhan Terminal Kijing Provinsi Kalimantan Barat
61. Pengembangan Pelabuhan Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur
62. Pengembangan Pelabuhan Sorong Provinsi Papua Barat
63. Pengembangan Pelabuhan Teluk Palu Provinsi Sulawesi Tengah
64. Pengembangan Pelabuhan Hub Internasional Kuala Tanjung Provinsi Sumatera Utara
65. Pengembangan Pelabuhan Hub Internasional Bitung Provinsi Sulawesi Utara
66. Pengembangan Pelabuhan Benoa (Bali Maritime Tourism Hub) Provinsi Bali
67. Pembangunan Pelabuhan Ambon Baru/New Provinsi Maluku
NO.
DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL LOKASI Ambon
68. Pembangunan Pelabuhan Palembang Baru/New Palembang Provinsi Sumatera Selatan C. Sektor Bandar Udara
69. Bandar Udara Baru Yogyakarta - Kulon Progo Provinsi D.I.
Yogyakarta
70. Bandar Udara Kediri Provinsi Jawa Timur
71. Bandar Udara Komodo - Labuan Bajo Provinsi Nusa Tenggara Timur
72. Pengembangan Bandar Udara Internasional Lombok Praya Provinsi Nusa Tenggara Barat
73. Pembangunan Bandar Udara Nabire Baru Provinsi Papua
74. Pembangunan Bandar Udara Siboru Fak Fak Provinsi Papua Barat D. Sektor Kereta
75. Kereta Api Makassar - Parepare (Tahap I dari Pengembangan Jalur Lintas Barat Sulawesi Bagian Selatan) Provinsi Sulawesi Selatan
76. Kereta Api Tebing Tinggi - Kuala Tanjung (mendukung KEK Sei Mangkei, bagian dari Jaringan Kereta Api Trans Sumatera) Provinsi Sumatera Utara
77. Kereta Api Rantau Prapat - Kota Pinang Provinsi Sumatera Utara
78. Kereta Api Akses Bandar Udara Baru Yogyakarta - Kulon Progo Provinsi D.I.
Yogyakarta
79. Kereta Api Jakarta - Surabaya Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, dan Provinsi Jawa Timur
80. Double Track Jawa Selatan Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi D.I.
Yogyakarta, dan Provinsi Jawa Timur
81. High Speed Railway Jakarta - Bandung Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat
82. Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit (LRT) Terintegrasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat
83. Kereta Api Logistik Lahat - Muara Enim - Prabumulih - Tarahan/Lampung dan Prabumulih - Kertapati/Palembang Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Lampung
84. Infrastruktur Kereta Api Logistik di Kalimantan Timur Provinsi Kalimantan Timur
85. Light Rail Transit (LRT) Provinsi Sumatera Selatan (Metro Palembang) Provinsi Sumatera Selatan
86. Light Rail Transit (LRT) Jakarta International Stadium - Kelapa Gading Provinsi DKI Jakarta
87. Jakarta Mass Rapid Transit (MRT) North - South (Bundaran HI - Kota - Ancol Barat) Provinsi DKI Jakarta
88. Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta East - West Phase I Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Banten, dan
NO.
DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL LOKASI Provinsi Jawa Barat E. Sektor Kawasan
89. Kawasan Industri Kuala Tanjung Provinsi Sumatera Utara
90. Kawasan Industri Landak Provinsi Kalimantan Barat
91. Kawasan Industri Ketapang Provinsi Kalimantan Barat
92. Kawasan Industri Tanggamus Provinsi Lampung
93. Kawasan Industri Jorong Provinsi Kalimantan Selatan
94. Kawasan Industri Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan
95. Kawasan Industri Morowali Provinsi Sulawesi Tengah
96. Kawasan Industri Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara
97. Kawasan Industri Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat
98. Kawasan Industri Tanah Kuning Provinsi Kalimantan Utara
99. Kawasan Industri Wilmar Serang Provinsi Banten
100. Kawasan Industri Pulau Obi Provinsi Maluku Utara
101. Kawasan Industri Weda Bay Provinsi Maluku Utara
102. Kawasan Industri Takalar Provinsi Sulawesi Selatan
103. Kawasan Industri Tanjung Enim Provinsi Sumatera Selatan
104. Kawasan Terintegrasi Bakauheni Provinsi Lampung
105. Kawasan Industri Terpadu Batang Provinsi Jawa Tengah
106. Kawasan Industri INDONESIA Konawe Industrial Park (IKIP) Provinsi Sulawesi Tenggara F. Sektor Perumahan
107. Pembangunan Rumah Susun Provinsi DKI Jakarta
108. Pembangunan Bantuan Rumah Swadaya Nasional G. Sektor Bendungan dan Irigasi
109. Bendungan Marangkayu Provinsi Kalimantan Timur
110. Bendungan Kuningan Provinsi Jawa Barat
111. Bendungan Bendo Provinsi Jawa Timur
112. Bendungan Gongseng Provinsi Jawa Timur
113. Bendungan Tukul Provinsi Jawa Timur
114. Bendungan Pidekso Provinsi Jawa Tengah
115. Bendungan Tugu Provinsi Jawa Timur
116. Bendungan Karalloe Provinsi Sulawesi Selatan
117. Bendungan Keureuto Provinsi Aceh
118. Bendungan Tapin Provinsi Kalimantan Selatan
119. Bendungan Passeloreng Provinsi Sulawesi Selatan
120. Bendungan Lolak Provinsi Sulawesi Utara
121. Bendungan Bintang Bano Provinsi Nusa
NO.
DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL LOKASI Tenggara Barat
122. Bendungan Karian Provinsi Banten
123. Bendungan Rukoh dan Bangunan Pengarah Bendungan Rukoh Provinsi Aceh
124. Bendungan Way Sekampung Provinsi Lampung
125. Bendungan Kuwil Kawangkoan Provinsi Sulawesi Utara
126. Bendungan Ladongi Provinsi Sulawesi Tenggara
127. Bendungan Ciawi Provinsi Jawa Barat
128. Bendungan Sukamahi Provinsi Jawa Barat
129. Bendungan Leuwikeris Provinsi Jawa Barat
130. Bendungan Cipanas Provinsi Jawa Barat
131. Bendungan Tiga Dihaji Provinsi Sumatera Selatan
132. Bendungan Semantok Provinsi Jawa Timur
133. Bendungan Pamukkulu Provinsi Sulawesi Selatan
134. Bendungan Bener Provinsi Jawa Tengah
135. Bendungan Sadawarna Provinsi Jawa Barat
136. Bendungan Lausimeme Provinsi Sumatera Utara
137. Bendungan Sidan Provinsi Bali
138. Bendungan Marga Tiga Provinsi Lampung
139. Bendungan Bagong Provinsi Jawa Timur
140. Bendungan Randugunting Provinsi Jawa Tengah
141. Bendungan Mbay Provinsi Nusa Tenggara Timur
142. Bendungan Bulango Ulu Provinsi Gorontalo
143. Bendungan Napun Gete Provinsi Nusa Tenggara Timur
144. Bendungan Temef Provinsi Nusa Tenggara Timur
145. Bendungan Way Apu Provinsi Maluku
146. Bendungan Meninting Provinsi Nusa Tenggara Barat
147. Bendungan Tamblang Provinsi Bali
148. Bendungan Beringin Sila Provinsi Nusa Tenggara Barat
149. Bendungan Tiu Suntuk Provinsi Nusa Tenggara Barat
150. Bendungan Manikin Provinsi Nusa Tenggara Timur
151. Bendungan Jlantah Provinsi Jawa Tengah
152. Bendungan Jragung Provinsi Jawa Tengah
153. Bendungan Sepaku Semoi Provinsi Kalimantan Timur
154. Bendungan Budong-Budong Provinsi Sulawesi Barat
155. Bendungan Ameroro Provinsi Sulawesi Tenggara
156. Pembangunan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Lhok Guci Provinsi Aceh
NO.
DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL LOKASI
157. Pembangunan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Jambo Aye Kanan Provinsi Aceh
158. Pembangunan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Lematang Provinsi Sumatera Selatan
159. Pembangunan Bendung dan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Baliase Provinsi Sulawesi Selatan
160. Rehabilitasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Gumbasa Provinsi Sulawesi Tengah
161. Rehabilitasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Rentang Provinsi Jawa Barat
162. Rehabilitasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Glapan Provinsi Jawa Tengah
163. Pembangunan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Lempuing Provinsi Sumatera Selatan H. Sektor Air Bersih dan Sanitasi
164. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat Provinsi Jawa Tengah
165. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Jatigede Provinsi Jawa Barat
166. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan Provinsi Jawa Timur
167. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung
168. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Ir. H. Djuanda/Jatiluhur II Provinsi Jawa Barat dan Provinsi DKI Jakarta
169. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Jatiluhur Provinsi Jawa Barat dan Provinsi DKI Jakarta
170. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Wosusokas Provinsi Jawa Tengah
171. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Karian - Serpong Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta
172. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kamijoro (Bantul, Kulon Progo) Provinsi D.I.
Yogyakarta
173. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Benteng - Kobema (Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, dan Seluma) Provinsi Bengkulu
174. Sistem Penyediaan Air Baku Bendungan Sidan Provinsi Bali
175. Sarana dan Prasarana Air Baku Karian Provinsi Banten
176. Jakarta Sewerage System (JSS) Provinsi DKI Jakarta I.
Sektor Tanggul Pantai
177. Tanggul Pantai Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat, dan Provinsi Banten J. Sektor Energi
178. Kilang Minyak Tuban (Ekspansi) Provinsi Jawa Timur
179. Upgrading Kilang-Kilang Eksisting/Refinery Development Master Plan (RDMP) Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Kalimantan
NO.
DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL LOKASI Timur, Provinsi Riau, dan Provinsi Sumatera Selatan
180. Upgrading Kilang Eksisting (RDMP) dan Industri Petrokimia Balongan Provinsi Jawa Barat
181. Konstruksi Tangki Penyimpanan BBM INDONESIA Bagian Timur
182. Konstruksi Tangki Penyimpanan LPG INDONESIA Bagian Timur
183. Pengembangan Lapangan Abadi Wilayah Kerja Masela Provinsi Maluku
184. Pengembangan Lapangan Gendalo, Maha, Gandang, Gehem, dan Bangka (INDONESIA Deepwater Development Project/IDD) Provinsi Kalimantan Timur
185. Proyek Tangguh LNG Train 3 Provinsi Papua Barat
186. Pengembangan Lapangan Unitisasi Gas Jambaran - Tiung Biru Provinsi Jawa Timur
187. Pembangunan Jaringan Gas Kota Nasional
188. Pembangunan Transmisi Pipa Gas (Ruas Cirebon - Semarang dan Ruas KEK Sei Mangkei - Dumai) Provinsi Jawa Barat - Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Sumatera Utara - Provinsi Riau
189. Gasifikasi Batu Bara di Tanjung Enim Provinsi Sumatera Selatan
190. Pembangunan Fasilitas Coal to Methanol di Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur
191. Pembangunan Bahan Bakar Hijau (Green Diesel Bio Refinery Revamping dan Hidrogenasi CPO RU IV Cilacap, Green Refinery RU III Plaju, Katalis Merah Putih Pupuk Kujang Cikampek) Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Sumatera Selatan, dan Provinsi Jawa Barat K. Sektor Teknologi
192. Percepatan Pembangunan Technopark Nasional
193. Proyek Satelit Multifungsi Nasional
194. Pengembangan Drone Male Kombatan (Male Unmaned Combat Aerial Vehicle) Nasional
195. Pengembangan Teknologi Produksi IVO dan Bensin Sawit dengan Katalis Merah Putih yang Terintegrasi dengan Kebun Rakyat Nasional
196. Pengembangan Industri Garam Nasional
197. Palapa Ring Integrasi Nasional L. Sektor Pendidikan
198. Pembangunan Kampus Universitas Islam Internasional INDONESIA Provinsi Jawa Barat
M. Sektor Pariwisata
199. Proyek Pariwisata Seribu Pulau di Kepulauan Seribu Provinsi DKI Jakarta N. Sektor Perkebunan
NO.
DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL LOKASI
200. Pembangunan Kelapa Dalam dan Industri Turunannya Provinsi Papua Barat
II. PROGRAM NO.
DAFTAR PROGRAM STRATEGIS NASIONAL KETERANGAN PROGRAM STRATEGIS NASIONAL
1. Program Ketenagalistrikan
Program Ketenagalistrikan terdiri dari:
a. Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan (PIK) (daftar proyek diatur dalam Peraturan
tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan);
b. Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap Nasional; dan
c. Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Skala Besar di Kepulauan Riau.
2. Program Pemerataan Ekonomi Percepatan Penyelesaian Pengukuhan Kawasan Hutan, Perhutanan Sosial, Reforma Agraria, Pendidikan dan Pelatihan Vokasi, dan Peremajaan Kebun Rakyat.
3. Program Pengembangan Kawasan Perbatasan 10 Pos Lintas Batas Negara (PLBN), Jalan Perbatasan Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Pararel Perbatasan Provinsi Kalimantan Utara dan Jalan Akses Perbatasan Kalimantan Utara.
4. Program Pengembangan Jalan Akses Exit Toll 58 lokasi Exit tol pada 10 Provinsi.
5. Program Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Fokus lokasi di DPSP Danau Toba, DPSP Borobudur, DPSP Mandalika, DPSP Labuan Bajo, dan DPSP Likupang.
6. Program Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Daftar proyek diatur dalam Peraturan
tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.
7. Program Pembangunan Smelter
Program Pembangunan Smelter terdiri dari:
a. Pembangunan 8 (delapan) Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Komoditas Nikel oleh:
1) PT Artabumi Sentra Industri di Morowali, Sulawesi Tengah;
NO.
DAFTAR PROGRAM STRATEGIS NASIONAL KETERANGAN PROGRAM STRATEGIS NASIONAL 2) PT Wanxiang Nickel INDONESIA di Morowali, Sulawesi Tengah;
3) PT Artha Mining Industry di Bombana, Sulawesi Tenggara;
4) PT Ceria Nugraha Indotama di Kolaka, Sulawesi Tenggara;
5) PT Macika Mineral Industri di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara;
6) PT Virtue Dragon Nickel Industry di Konawe, Sulawesi Tenggara;
7) PT Aneka Tambang P3FH di Halmahera Timur, Maluku Utara; dan 8) PT Aneka Tambang Niterra Haltim di Halmahera Timur, Maluku Utara.
b. Pembangunan 2 (dua) Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Komoditas Bauksit oleh:
1) PT Dinamika Sejahtera Mandiri di Sanggau, Kalimantan Barat; dan 2) PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (ekspansi) di Ketapang, Kalimantan Barat.
c. Pembangunan 2 (dua) Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Komoditas Tembaga oleh:
1) PT Freeport INDONESIA di Gresik, Jawa Timur; dan 2) PT Amman Mineral Industri di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.
d. Pembangunan 1 (satu) Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Komoditas Pasir Besi dan Vanadium oleh PT Alchemist Metal Industry di Halmahera Utara, Maluku Utara.
e. Pembangunan Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Komoditas Nikel Terintegrasi dengan Penambangan:
1) Smelter PT Bahodopi Nickel Smelting INDONESIA dan Tambang PT Vale INDONESIA Blok Bahodopi di Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah;
NO.
DAFTAR PROGRAM STRATEGIS NASIONAL KETERANGAN PROGRAM STRATEGIS NASIONAL dan 2) Smelter PT Kolaka Nikel INDONESIA dan Tambang PT Vale INDONESIA Blok Pomala di Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara.
f. Pembangunan Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Komoditas Nikel Terintegrasi dengan Penambangan serta Kawasan Industri dalam rangka Pengembangan EV Battery Nasional PT Aneka Tambang Group, PT Industri Baterai INDONESIA, serta mitranya di Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara.
8. Program Peningkatan Penyediaan Pangan Nasional/Food Estate
Daftar proyek diatur dalam Peraturan PRESIDEN tentang Program Peningkatan Penyediaan Pangan Nasional Melalui Pengembangan Kawasan Food Estate.
9. Program Pengembangan Superhub Bali - Nusa Tenggara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara dan Integrasi PT Pelindo I, PT Pelindo II, PT Pelindo III, dan PT Pelindo IV ke dalam PT Pelindo II.
10. Program Percepatan Pengembangan Wilayah yang ditetapkan dalam Peraturan PRESIDEN mengenai Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Program terdiri dari:
a. Percepatan Pengembangan Wilayah yang ditetapkan dalam Peraturan
tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal - Semarang - Salatiga - Demak - Grobongan, Kawasan Purworejo - Wonosobo - Magelang - Temanggung, dan Kawasan Brebes - Tegal - Pemalang;
b. Percepatan Pengembangan Wilayah yang ditetapkan dalam Peraturan
tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik - Bangkalan - Mojokerto - Surabaya - Sidoarjo - Lamongan, Kawasan Bromo - Tengger - Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan;
c. Percepatan Pembangunan Kawasan Rebana dan Kawasan Jawa Barat Bagian Selatan; dan
d. Percepatan Pengembangan Wilayah Lainnya yang ditetapkan
NO.
DAFTAR PROGRAM STRATEGIS NASIONAL KETERANGAN PROGRAM STRATEGIS NASIONAL dalam Peraturan PRESIDEN.
11. Program Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Kawasan Ekonomi Khusus yang ditetapkan oleh PRESIDEN.
12. Program
Gula Nasional dan Hilirisasi Industri Kelapa Sawit Integrasi Grup PT Perkebunan Nusantara melalui pembentukan SugarCo, PalmCo, dan SupportingCo.
MENTERI KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
AIRLANGGA HARTARTO