Koreksi Pasal 4
PERMEN Nomor 257-pmk-02-2014 Tahun 2014 | Peraturan Menteri Nomor 257-pmk-02-2014 Tahun 2014 tentang TATA CARA REVISI ANGGARAN TAHUN ANGGARAN 2015
Teks Saat Ini
(1) Perubahan rincian anggaran yang disebabkan penambahan atau pengurangan pagu anggaran termasuk pergeseran rincian anggarannya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2) huruf a sebagai akibat dari adanya hal-hal sebagai berikut:
a. Perubahan Anggaran Belanja Yang Bersumber Dari PNBP;
b. lanjutan pelaksanaan Kegiatan yang dananya bersumber dari PHLN dan/atau PHDN;
c. Percepatan Penarikan PHLN dan/atau PHDN;
d. penambahan penerimaan hibah luar negeri atau hibah dalam negeri setelah UNDANG-UNDANG mengenai APBN Tahun Anggaran 2015 ditetapkan;
e. penambahan penerimaan hibah langsung dalam bentuk uang;
f. penggunaan anggaran belanja yang bersumber dari PNBP di atas pagu APBN untuk Satker Badan Layanan Umum (BLU);
g. pengurangan alokasi pinjaman proyek termasuk alokasi Penerusan Pinjaman;
h. perubahan pagu anggaran pembayaran Subsidi Energi;
i. perubahan pagu anggaran pembayaran bunga utang;
j. lanjutan pelaksanaan Kegiatan dalam rangka Penerusan Pinjaman;
k. percepatan pelaksanaan Kegiatan dalam rangka Penerusan Pinjaman;
l. lanjutan pelaksanaan Kegiatan dalam rangka penerusan hibah;
m. percepatan pelaksanaan Kegiatan dalam rangka penerusan hibah;
n. percepatan pelaksanaan proyek dan lanjutan pelaksanaan Kegiatan untuk proyek yang dananya bersumber dari SBSN PBS;
o. perubahan pagu anggaran pembayaran cicilan pokok utang;
p. perubahan pagu anggaran Penyertaan Modal Negara (PMN) atau pagu anggaran kewajiban penjaminan Pemerintah;
q. perubahan pagu anggaran sebagai akibat dari penyesuaian kurs;
r. pengurangan alokasi hibah luar negeri atau hibah dalam negeri;
dan/atau
s. perubahan pagu anggaran transfer ke daerah dan dana desa.
(2) Perubahan rincian anggaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan perubahan berupa:
a. penambahan alokasi anggaran pada Keluaran (Output)/ Kegiatan/Program/Satker/Kementerian/Lembaga/APBN dan penambahan volume Keluaran (Output);
b. penambahan alokasi anggaran pada Keluaran (Output)/ Kegiatan/Program/Satker/Kementerian/Lembaga/APBN dan volume Keluaran (Output) tetap; atau
c. pengurangan alokasi anggaran pada Keluaran (Output)/ Kegiatan/Program/Satker/Kementerian/Lembaga/APBN dan volume Keluaran (Output) tetap.
Koreksi Anda
