Koreksi Pasal 12
PERMEN Nomor 250-pmk-07-2010 Tahun 2010 | Peraturan Menteri Nomor 250-pmk-07-2010 Tahun 2010 tentang TATA CARA PENCAIRAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA ATAS BEBAN BAGIAN ANGGARAN BENDAHARA UMUM NEGARA PADA KANTOR PELAYANAN PEMBENDAHARAAN NEGARA
Teks Saat Ini
(1) KPPN melakukan pengujian atas SPM beserta dokumen tagihan pembayaran sebagai lampiran SPM.
(2) Pengujian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas:
a. pengujian yang bersifat substantif; dan
b. pengujian yang bersifat formal.
(3) Pengujian substantif sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a adalah sebagai berikut:
a. menguji kebenaran perhitungan tagihan yang tercantum dalam SPM;
b. menguji ketersediaan dana dalam DIPA yang ditunjuk dalam SPM tersebut;
c. menguji kelengkapan dokumen tagihan pembayaran sebagai lampiran SPM; dan
d. menguji kecocokan angka antara nilai potongan pada SPM dengan Faktur Pajak, SSP, SSBP, SSPCP, dan/atau surat setoran yang dipersamakan.
(4) Pengujian formal sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b adalah sebagai berikut:
a. mencocokkan tandatangan Pejabat Penandatangan SPM dengan spesimen yang diterima;
b. memeriksa cara penulisan/pengisian jumlah uang dalam angka dan huruf pada SPM dan lampiran SPM, termasuk tidak boleh terdapat cacat dalam penulisan; dan
c. memeriksa kebenaran dalam penulisan isian SPM (selain jumlah uang) dan isian lampiran SPM, termasuk tidak boleh terdapat cacat dalam penulisan.
Koreksi Anda
