Langsung ke konten utama

Koreksi Pasal 19

PERMEN Nomor 238-pmk-04-2009 Tahun 2009 | Peraturan Menteri Nomor 238-pmk-04-2009 Tahun 2009 tentang TATA CARA PENGHENTIAN, PEMERIKSAAN, PENCEGAHAN, PENYEGELAN, TINDAKAN BERUPA TIDAK MELAYANI PEMESANAN PITA CUKAI ATAU TANDA PELUNASAN CUKAI LAINNYA DAN BENTUK SURAT PERINTAH PENINDAKAN

PDF Sumber
100%
Hal. 1
Hal. 1
Teks Saat Ini
(1) Pejabat Bea dan Cukai berwenang melakukan Penyegelan pada: a. bagian dari pabrik atau tempat penyimpanan; b. tempat lain yang di dalamnya terdapat barang kena cukai dan/atau barang lain yang terkait dengan barang kena cukai; c. bagian tempat usaha importir barang kena cukai, tempat usaha penyalur, dan/atau tempat penjualan eceran; d. sarana pengangkut sebagaimana dimaksud Pasal 5 ayat (3) huruf a yang di dalamnya terdapat barang kena cukai dan/atau barang lain yang terkait dengan barang kena cukai; e. barang kena cukai dan/atau barang lain yang terkait dengan barang kena cukai; dan/atau f. bangunan atau ruangan tempat untuk menyimpan laporan keuangan, buku, catatan, dan dokumen yang menjadi bukti dasar pembukuan dan surat yang berkaitan dengan kegiatan usaha, termasuk sarana/media penyimpan data elektronik, pita cukai atau tanda pelunasan cukai lainnya, sediaan barang, dan/atau barang yang dapat memberi petunjuk tentang keadaan kegiatan usaha dan/atau tempat-tempat lain yang dianggap penting. (2) Penyegelan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan apabila: a. berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap barang kena cukai, dan/atau barang lain yang terkait dengan barang kena cukai, ditemukan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang cukai; b. berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap sarana pengangkut, ditemukan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang cukai; c. berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pabrik, tempat penyimpanan, tempat usaha penyalur, tempat penjualan eceran, atau tempat lain, ditemukan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang cukai; d. berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap barang kena cukai dan/atau barang lain yang terkait dengan barang kena cukai yang berada di tempat-tempat sebagaimana dimaksud dalam huruf b dan c, ditemukan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang cukai; e. diperlukan dalam rangka menjamin laporan keuangan, buku, catatan, dan dokumen yang menjadi bukti dasar pembukuan, dan dokumen lain yang berkaitan dengan kegiatan usaha, termasuk data elektronik serta surat yang berkaitan dengan kegiatan di bidang cukai, dan barang yang penting agar tidak dihilangkan, tidak berubah, atau tidak berpindah tempat/ruangan sampai pemeriksaan dapat dilanjutkan dan/atau dilakukan 2009, 533, No. 18 tindakan lain sesuai peraturan perundang-undangan di bidang cukai; f. tidak dimungkinkan untuk dilakukan pengawasan secara terus menerus terhadap objek pengawasan oleh Pejabat Bea dan Cukai; g. diperlukan dalam rangka pengawasan dan pengamanan hak keuangan negara terhadap barang kena cukai yang belum dilunasi cukainya, yang belum dipungut cukainya, dan/atau yang mendapat pembebasan cukai; atau h. adanya dugaan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang cukai. (3) Dalam melakukan Penyegelan, Pejabat Bea dan Cukai harus menunjukkan surat perintah penindakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, kepada pihak yang terhadapnya dilakukan Penyegelan. (4) Atas Penyegelan yang dilakukan Pejabat Bea dan Cukai sesuai kewenangannya sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pejabat Bea dan Cukai membuat berita acara penyegelan yang ditandatangani oleh Pejabat Bea dan Cukai dan pengusaha, Pengangkut, atau pihak yang menguasai bangunan, sarana pengangkut, barang kena cukai atau barang lainnya yang terkait dengan barang kena cukai, pada saat dilakukan Penyegelan. (5) Berita acara penyegelan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) paling sedikit memuat: a. nomor dan jenis kunci, segel, atau tanda pengaman; b. waktu Penyegelan kunci, segel, atau tanda pengaman; c. jumlah dan obyek yang dilakukan Penyegelan; d. alasan Penyegelan kunci, segel, atau tanda pengaman; dan e. nama, NIP, dan tanda tangan Pejabat Bea dan Cukai yang melakukan Penyegelan kunci, segel, atau tanda pengaman.
Koreksi Anda
Koreksi Pasal 19 — PERMEN Nomor 238-pmk-04-2009 Tahun 2009 | Pasal.id