Langsung ke konten utama

Koreksi Pasal 77

PERMEN Nomor 185-pmk-06-2009 Tahun 2009 | Peraturan Menteri Nomor 185-pmk-06-2009 Tahun 2009 tentang PENILAIAN ASET BEKAS MILIK ASING/CINA DAN BENDA CAGAR BUDAYA

PDF Sumber
100%
Hal. 1
Hal. 1
Teks Saat Ini
Peraturan Menteri Keuangan ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri Keuangan ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik INDONESIA. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 16 November 2009 MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, SRI MULYANI INDRAWATI Diundangkan di Jakarta pada tanggal 18 November 2009 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA, PATRIALIS AKBAR …..(1)…… BERITA ACARA SURVEI LAPANGAN NOMOR: BASL- …..(2)….. /…(3)…../….(4)….. Pada hari ……..(5)….. tanggal ……..(6)…….. , Tim Penilai Direktorat Jenderal Kekayaan Negara dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang …………(7)………. sesuai surat tugas Nomor : …….(8)…….. tanggal ……..(9)……. telah melakukan survei lapangan atas ……(10)……. berupa …………..(11)……….. terletak di ……..……..(12)……….., dengan hasil sebagai berikut: 1. ……………………………………………..(13)………………………………………... 2. ………………………………………………….………………………………………... Berita Acara ini dibuat dengan sebenarnya Tim Penilai: Mengetahui: 1. 1. …..(14)…… …..(15)…… Nama : …………………………. Nama : ………….…..…… NIP : …………………............ Jabatan : ….……..………… 2. 2. Nama : …………………………. Nama : …………...……… NIP : …………………............ Jabatan : ……………...…… 3. Nama : …………………………. NIP : …………………............ LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 185/PMK.06/2009 TENTANG PENILAIAN ASET BEKAS MILIK ASING/CINA DAN BENDA CAGAR BUDAYA. Keterangan: (1) : diisi kop Kantor Pelayanan. (2) : diisi nomor urut berita acara survei lapangan. (3) : diisi kode tata persuratan yang berlaku di Kantor Pelayanan. (4) : diisi tahun survei lapangan dilaksanakan. (5) : diisi nama hari saat survei atas objek penilaian dilakukan. Apabila survei dilaksanakan lebih dari satu hari, agar dicantumkan nama hari survei dimulai dan nama hari survei diakhiri, dengan diberikan kalimat sambung sampai dengan (……. sampai dengan ……..). (6) : diisi tanggal saat survei atas objek penilaian dilakukan. Apabila survei dilaksanakan lebih dari satu hari, agar dicantumkan tanggal survei dimulai dan tanggal survei diakhiri, dengan diberikan kalimat sambung sampai dengan (……. sampai dengan ……..). (7) : diisi nama Kantor Pelayanan. (8) : diisi nomor surat tugas. (9) : diisi tanggal surat tugas. (10) : diisi Aset Bekas Milik Asing/Cina atau Benda Cagar Budaya. (11) : diisi uraian singkat objek penilaian. (12) : diisi lokasi objek penilaian berada. (13) : diisi uraian hasil survei lapangan. (14) : diisi tanda tangan, nama, dan NIP ketua dan/atau anggota Tim Penilai Direktorat Jenderal dari Kantor Pelayanan yang melaksanakan survei lapangan. (15) : diisi tanda tangan, nama, dan jabatan saksi yang mengetahui pelaksanaan survei lapangan. MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, SRI MULYANI INDRAWATI …..(1)…… BERITA ACARA TIDAK DAPAT MELAKUKAN SURVEI LAPANGAN NOMOR: BATSL- …..(2)….. /…(3)…../….(4)….. Pada hari ……..(5)….. tanggal ……..(6)…….., Tim Penilai Direktorat Jenderal Kekayaan Negara dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang …………(7)………. sesuai surat tugas Nomor: …….(8)…….. tanggal ……..(9)……. dengan ini menyatakan bahwa kami tidak dapat melakukan survei lapangan atas ……(10)……. berupa ……….(11)…….. terletak di ……..……..(12)……….., karena: 3. ……………………………………………..(13)………………………………………... 4. …………………………………………………………………………………………… Berita Acara ini dibuat dengan sebenarnya Mengetahui Tim Penilai : 1. 1. …..(14)…… …..(15)…… Nama : …………………………. Nama : ………………… NIP : …………………............ Jabatan : ………………… 2. 2. Nama : …………………………. Nama : ………………… NIP : …………………………. Jabatan : ………………… 3. Nama : …………………………. NIP : …………………………. LAMPIRAN II PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 185/PMK.06/2009 TENTANG PENILAIAN ASET BEKAS MILIK ASING/CINA DAN BENDA CAGAR BUDAYA. Keterangan: (16) : diisi kop surat Kantor Kantor Pelayanan. (17) : diisi nomor urut berita acara tidak dapat melakukan survei lapangan. (18) : diisi kode tata persuratan yang berlaku di Kantor Pelayanan. (19) : diisi tahun berita acara dibuat. (20) : diisi nama hari saat berita acara dibuat. (21) : diisi tanggal saat berita acara dibuat. (22) : diisi nama Kantor Pelayanan. (23) : diisi nomor surat tugas. (24) : diisi tanggal surat tugas. (25) : diisi Aset Bekas Milik Asing/Cina atau Benda Cagar Budaya. (26) : diisi uraian singkat objek penilaian. (27) : diisi lokasi objek penilaian berada. (28) : diisi penyebab tidak dapat dilaksanakannya survei lapangan. (29) : diisi tanda tangan, nama, dan NIP ketua dan/atau anggota Tim Penilai Direktorat Jenderal dari Kantor Pelayanan yang tidak berhasil melaksanakan survei lapangan. (30) : diisi tanda tangan, nama, dan jabatan saksi yang mengetahui penyebab tidak dapat dilaksanakannya survei lapangan. MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, SRI MULYANI INDRAWATI
Koreksi Anda