Langsung ke konten utama

Koreksi Pasal 20

PERMEN Nomor 140-pmk-010-2009 Tahun 2009 | Peraturan Menteri Nomor 140-pmk-010-2009 Tahun 2009 tentang PEMBINAAN DAN PENGAWASAN LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA

PDF Sumber
100%
Hal. 1
Hal. 1
Teks Saat Ini
(1) Penempatan dalam bentuk simpanan dengan Prinsip Syariah terdiri dari: a. Surat Berharga Pasar Uang Syariah; dan b. penempatan dalam bentuk lain. (2) Kualitas penempatan Surat Berharga Pasar Uang Syariah ditetapkan sebagai berikut: a. Lancar, apabila memenuhi persyaratan: 1. terdapat informasi tentang surat berharga tersebut secara transparan; 2. telah diterima imbalan dalam jumlah dan waktu yang tepat, sesuai akad; dan 3. belum jatuh tempo. b. Macet, apabila tidak memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada huruf a. (3) Kualitas penempatan dalam bentuk lain sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b ditetapkan sebagai berikut: a. Lancar, apabila: 1. bank yang menerima penempatan memiliki rasio KPMM paling kurang sama dengan ketentuan yang berlaku; dan 2. memenuhi persyaratan: a) tidak terdapat tunggakan pembayaran pokok untuk Akad Qardh; b) dapat ditarik setiap saat untuk giro berdasarkan Akad Wadiah; atau c) tidak terdapat tunggakan pembayaran nominal investasi dan/atau bagi hasil deposito berdasarkan Akad Mudharabah atau Akad Murabahah. b. Kurang lancar, apabila: 1. bank yang menerima penempatan memiliki rasio KPMM paling kurang sama dengan ketentuan yang berlaku; dan 2. memenuhi persyaratan: a) terdapat tunggakan pembayaran pokok sampai dengan 5 (lima) hari kerja untuk Akad Qardh; b) tidak dapat ditarik sampai dengan 5 (lima) hari kerja untuk giro berdasarkan Akad Wadiah; atau c) terdapat tunggakan pembayaran nominal investasi dan/atau bagi hasil sampai dengan 5 (lima) hari kerja untuk deposito dengan Akad Mudharabah atau Akad Murabahah. c. Macet, apabila: 1. bank yang menerima penempatan memiliki rasio KPMM kurang dari ketentuan yang berlaku; 2. bank yang menerima penempatan telah ditetapkan dan diumumkan sebagai bank dengan status dalam pengawasan khusus (special surveillance) atau bank telah dikenakan sanksi pembekuan seluruh kegiatan usaha; 3. bank yang menerima penempatan ditetapkan sebagai bank dalam likuidasi; dan/atau 4. memenuhi persyaratan: a) terdapat tunggakan pembayaran pokok untuk Akad Qardh lebih dari 5 (lima) hari kerja; b) tidak dapat ditarik saat jangka waktu lebih dari 5 (lima) hari kerja untuk giro berdasarkan Akad Wadiah; atau c) terdapat tunggakan pembayaran nominal investasi dan/atau bagi hasil lebih dari 5 (lima) hari kerja untuk deposito berdasarkan Akad Mudharabah atau Akad Murabahah.
Koreksi Anda
Koreksi Pasal 20 — PERMEN Nomor 140-pmk-010-2009 Tahun 2009 | Pasal.id