Langsung ke konten utama

Koreksi Pasal 6

PERMEN Nomor 140-pmk-010-2009 Tahun 2009 | Peraturan Menteri Nomor 140-pmk-010-2009 Tahun 2009 tentang PEMBINAAN DAN PENGAWASAN LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA

PDF Sumber
100%
Hal. 1
Hal. 1
Teks Saat Ini
(1) Kegiatan usaha LPEI meliputi: a. Pembiayaan; b. Penjaminan; c. Asuransi; dan d. Jasa konsultasi. (2) Kegiatan usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, huruf b, dan huruf c dapat dilakukan berdasarkan Prinsip Syariah. (3) Kegiatan usaha berdasarkan Prinsip Syariah sebagaimana dimaksud pada ayat (2) adalah: a. Pembiayaan bagi hasil dengan Akad Mudharabah, Akad Musyarakah, atau akad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah; b. Pembiayaan dengan Akad Murabahah, Akad Salam, Akad Istishna’, atau akad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah; c. Pembiayaan dengan Akad Qardh atau akad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah; d. Pembiayaan penyewaan dengan Akad Ijarah, Akad Ijarah Muntahiyah bit Tamlik, atau akad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah; e. penerimaan kuasa dalam rangka pengambilalihan hutang piutang atau kegiatan lain dengan Akad Hawalah, Akad Wakalah, atau akad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah; dan/atau f. Penjaminan dengan Akad Kafalah atau akad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah. (4) Dalam melakukan kegiatan usaha berdasarkan Prinsip Syariah, LPEI wajib: a. membuka unit kerja khusus; b. mengalokasikan modal tersendiri; c. melakukan pembukuan secara terpisah; d. menunjuk Dewan Pengawas Syariah; dan e. tunduk pada fatwa yang dikeluarkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama INDONESIA. Pasal 7 LPEI wajib menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, penerapan manajemen risiko, dan prinsip mengenal nasabah dalam setiap kegiatannya.
Koreksi Anda
Koreksi Pasal 6 — PERMEN Nomor 140-pmk-010-2009 Tahun 2009 | Pasal.id