Koreksi Pasal 45
PERMEN Nomor p-05-menhut-ii-2010 Tahun 2010 | Peraturan Menteri Nomor p-05-menhut-ii-2010 Tahun 2010 tentang STANDAR PERALATAN POLISI KEHUTANAN
Teks Saat Ini
(1) Jumlah senjata api untuk satuan tugas Polhut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 maksimal sepertiga jumlah personil:
a. senjata api bahu jenis penabur kaliber 12 GA sekurang-kurangnya 3 pucuk untuk setiap satuan tugas SPORC;
b. senjata api pinggang kaliber 9 x 21 mm sekurang-kurangnya 2 pucuk;
c. senjata api genggam jenis pistol/revolver kaliber 32 mm sekurang- kurangnya 1 pucuk;
d. senjata peluru karet/gas sekurang-kurangnya 2 pucuk;
e. senjata bius sekurang-kurangnya 2 pucuk untuk satuan tugas yang wilayah kerjanya rawan konflik dengan satwa liar.
(2) Jumlah alat komunikasi untuk satuan tugas Polhut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 sekurang-kurangnya terdiri atas :
a. pesawat radio all band HF Transceiver, 1 unit;
b. pesawat radio integrated ground (Rig) VHF FM transceiver, 2 unit;
c. pesawat radio handy talky (HT) VHF FM Transceiver, 5 unit;
d. pesawat radio HF marine band, 1 unit yang wilayah kerjanya berupa perairan dan sebagian besar perairan.
(3) Jumlah alat navigasi untuk satuan tugas Polhut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 sekurang-kurangnya terdiri atas :
a. GPS dan kompas 3 unit;
b. peta sesuai wilayah kerja; dan
c. binokuler 2 unit.
(4) Jumlah alat dokumentasi dan intelijen untuk satuan tugas Polhut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 sekurang-kurangnya terdiri atas :
a. handy cam 1 unit;
b. camera digital 2 unit; dan
c. perekam suara (tape recorder) 2 unit.
(5) Jumlah alat pemadam kebakaran untuk satuan tugas Polhut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 sekurang-kurangnya terdiri atas :
a. alat pemadam kebakaran mekanik :
1. pompa punggung (jet shooter) 2 unit;
2. gergaji mesin (chain saw) 1 unit;
3. pompa air (portable) 1 unit
b. alat pemadam kebakaran manual sekurang-kurangnya 5 unit per jenis.
(6) Jumlah alat pendakian, menyelam dan penyelamatan untuk satuan tugas Polhut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 sekurang-kurangnya :
a. alat pendakian 5 set;
b. alat selam untuk satuan tugas yang wilayah kerjanya perairan atau sebagian besar perairan:
1. kompresor oksigen 1 unit;
2. alat-alat selam lainnya sebagimana dimaksud dalam Pasal 15 ayat (2) sebanyak 5 set
c. alat penyelamatan:
1. pistol suar 2 unit;
2. P3K (emergency kit) 2 set;
3. perahu karet 1 unit;
Koreksi Anda
