Koreksi Pasal 126
PERMEN Nomor 41 Tahun 2014 | Peraturan Menteri Nomor 41 Tahun 2014 tentang PEMBINAAN PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PERTAHANAN
Teks Saat Ini
(1) Untuk mewujudkan keseragaman dan ketertiban pemakaian seragam PNS Kemhan, diatur sebagai berikut:
a. setiap PNS dan CPNS Kemhan, harus menggunakan Pakaian Seragam Kemhan dan atribut pada hari kerja.
b. jenis pakaian seragam Kemhan terdiri atas:
1. Pakaian Sipil Kementerian Pertahanan (PSKP);
2. Pakaian Sipil Batik KORPRI (PSBK);
3. Pakaian Sipil Lengkap (PSL);
4. Pakaian Sipil Harian Khusus (PSHK);
5. Pakaian Seragam Hamil (PSH);
6. Pakaian Seragam Olahraga;
7. Pakaian Batik;
8. Pakaian Dinas Lapangan; dan
9. Pakaian Dinas Upacara.
(2) Ketentuan pemakaian seragam, alat kelengkapan dan atribut diatur sebagai berikut:
a. Pakaian Sipil Kementerian Pertahanan (PSKP).
1. digunakan pada:
a) hari Senin sampai dengan hari Rabu bagi :
1) PNS yang menduduki jabatan fungsional tertentu dengan pangkat pembina utama muda IV/c ke atas;
dan 2) PNS yang menduduki jabatan struktural Eselon III ke atas;
b) hari Senin sampai dengan hari Kamis bagi PNS yang menduduki jabatan struktural Eselon IV ke bawah;
c) hari Senin sampai dengan hari Minggu bagi PNS yang melaksanakan tugas jaga; dan d) PNS Wanita yang melaksanakan dinas luar atau melaksanakan pendidikan, kegiatan di lapangan dan para medis di Rumah Sakit menggunakan celana panjang yang diatur dalam juklak.
2. alat kelengkapan PSKP sebagai berikut:
a) ikat pinggang warna hitam logo Kemhan;
b) kaos dalam warna putih;
c) sepatu warna hitam; dan d) kaos kaki warna hitam.
3. atribut PSKP terdiri atas:
a) papan nama;
b) tanda jabatan;
c) tanda jasa atau pita yang dimiliki;
d) badge logo Kemhan dan lokasi Satker Kementerian;
e) tanda pangkat dan pembeda golongan;
f) label security; dan g) lencana KORPRI.
b. Pakaian Sipil Batik KORPRI (PSBK).
1. digunakan pada:
a) upacara hari ulang tahun KORPRI;
b) upacara bendera tanggal 17 (tujuh belas) setiap bulan;
c) upacara hari besar nasional;
d) pengangkatan sumpah; dan e) acara resmi yang diselenggarakan oleh pengurus KORPRI.
2. alat kelengkapan PSBK sebagai berikut:
a) peci nasional warna hitam;
b) ikat pinggang warna hitam lambang KORPRI;
c) sepatu warna hitam; dan d) kaos kaki warna hitam.
3. atribut PSBK terdiri atas:
a) papan nama;
b) lencana KORPRI;
c) label security;
d) tanda jabatan;dan e) tanda kehormatan yang dimiliki.
c. Pakaian Sipil Lengkap (PSL).
1. digunakan pada:
a) upacara serah terima jabatan bagi Eselon III ke atas;
b) upacara kenegaraan, penerimaan tamu negara dan hari ulang tahun negara sahabat, bagi PNS Eselon II ke atas;
c) pelaksanaan tugas ke luar negeri; dan d) pelaksanaan tugas khusus.
2. alat kelengkapan PSL sebagai berikut:
a) celana atau rok satu warna dengan jas (gelap);
b) kemeja warna putih;
c) dasi;
d) sepatu dan kaos kaki warna hitam; dan e) ikat pinggang dengan logo Kemhan.
3. atribut PSL terdiri atas:
a) papan nama;
b) tanda jabatan; dan c) label security;
d. Pakaian Sipil Harian Khusus (PSHK).
1. digunakan pada:
a) setiap hari Kamis bagi Eselon II keatas, kemeja lengan panjang atau lengan pendek;
b) setiap hari Kamis bagi Eselon III dan Eselon IV, kemeja lengan panjang.
2. alat kelengkapan PSHK:
a) menggunakan sepatu dan kaos kaki warna hitam;
b) celana atau rok satu warna dengan kemeja; dan c) ikat pinggang dengan logo kemhan.
3. atribut PSHK terdiri atas:
a) papan nama;
b) tanda jabatan;
c) label security;
d) tanda jasa atau pita yang dimiliki; dan e) lencana KORPRI.
e. penggunaan Pakaian Seragam Hamil (PSH) digunakan setiap hari Senin sampai dengan hari Kamis
1. alat kelengkapan PSH menggunakan sepatu warna hitam.
2. atribut PSH terdiri atas:
a) papan nama;
b) lencana KORPRI;
c) logo Kemhan dan lokasi Satker Kemhan;
d) tanda pangkat dan pembeda golongan; dan e) label security.
f. penggunaan Pakaian Seragam Olahraga Kemhan.
1. digunakan pada saat olahraga pada hari Selasa, hari Kamis dan hari Jumat atau kegiatan olahraga lain yang diselenggarakan Kemhan.
2. alat kelengkapan Pakaian Seragam Olahraga Kemhan sebagai berikut:
a) celana dan kaos olahraga Kemhan;
b) sepatu olahraga Kemhan; dan c) kaos kaki warna putih.
g. penggunaan pakaian batik.
1. digunakan pada setiap hari Jumat, diatur sebagai berikut:
a) baju batik lengan pendek atau lengan panjang berkerah dan celana panjang berwarna gelap untuk pria; dan b) baju batik lengan pendek atau lengan panjang dan rok berwarna gelap untuk wanita.
2. alat kelengkapan Pakaian Batik menggunakan sepatu warna hitam.
3. atribut pakaian batik terdiri atas:
a) papan nama; dan b) label security.
(3) Pakaian Dinas Khusus (PDK) adalah pakaian dinas yang digunakan pegawai Kemhan yang berdinas khusus terdiri atas:
a. pakaian seragam protokoler;
b. pakaian seragam kesehatan;
c. pakaian seragam kehumasan;
d. pakaian seragam petugas komunikasi dan elektronik;
e. pakaian seragam korps musik;
f. pakaian seragam bengkel;
g. pakaian seragam pengentas kebakaran;
h. pakaian seragam satuan keamanan; dan
i. jaket kemhan
(4) Pakaian Seragam Protokoler digunakan pada saat melaksanakan tugas protokoler sebagai berikut:
a. jenis Pakaian Seragam Protokoler terdiri atas:
1. pakaian seragam lengkap protokoler I;
2. pakaian seragam lengkap protokoler II; dan
3. pakaian seragam protokoler batik.
b. alat kelengkapan Pakaian Seragam Lengkap Protokoler I terdiri atas: kemeja dalam warna putih;
1. dasi dan penjepit;
2. ikat pinggang hitam;
3. sepatu dan kaos kaki warna hitam; dan
4. peralatan komunikasi khusus.
c. alat kelengkapan Pakaian Seragam Lengkap Protokoler II terdiri atas:
1. celana/rok dan kemeja satu warna;
2. kaos dalam sesuai warna baju;
3. ikat pinggang warna hitam;
4. sepatu dan kaos kaki warna hitam; dan
5. peralatan komunikasi khusus.
d. alat kelengkapan Pakaian Seragam Protokoler Batik terdiri atas:
kemeja batik lengan panjang;
1. kaos dalam;
2. ikat pinggang warna hitam;
3. sepatu dan kaos kaki warna hitam; dan
4. peralatan komunikasi khusus.
e. atribut Pakaian Seragam Protokoler terdiri atas:
1) papan nama;
2) label security; dan 3) pin.
(5) Pakaian Seragam Kesehatan digunakan pada saat melaksanakan tugas pelayanan kesehatan.
a. jenis pakaian seragam kesehatan terdiri atas:
1. pakaian seragam tim medis;
2. pakaian seragam tim paramedis;
3. pakaian seragam petugas laboratorium;
4. pakaian seragam petugas radiologi;
5. pakaian seragam petugas apotek; dan
6. pakaian seragam tim siaga bencana.
b. alat kelengkapan pakaian seragam tim medis terdiri atas:
1. baju jas dokter warna putih; dan
2. alat stetoskop.
c. alat kelengkapan pakaian seragam tim paramedis terdiri atas:
1. seragam perawat; dan
2. topi perawat untuk wanita.
d. alat kelengkapan pakaian seragam petugas laboratorium terdiri atas:
1. baju jas laboratorium; dan
2. masker.
e. alat kelengkapan pakaian seragam petugas radiologi terdiri atas:
1. baju petugas radiologi; dan
2. masker.
f. alat kelengkapan pakaian seragam petugas apotek terdiri atas:
1. baju petugas apotek; dan
2. masker.
g. alat kelengkapan pakaian seragam tim siaga bencana terdiri atas:
1. rompi siaga kesehatan; dan
2. topi siaga kesehatan.
h. atribut pakaian seragam kesehatan terdiri atas:
1. papan nama; dan
2. label security.
(6) Pakaian Seragam Kehumasan digunakan pada saat melaksanakan tugas peliputan.
a. Alat kelengkapan Pakaian Seragam Kehumasan terdiri atas:
1. celana panjang;
2. kemeja lengan panjang;
3. rompi dengan 4 (empat) saku; dan
4. sepatu warna hitam.
b. Atribut Pakaian Seragam Kehumasan terdiri atas:
1. papan nama (bordir); dan
2. label security.
(7) Pakaian Seragam Komunikasi dan Elektronik digunakan pada saat melaksanakan tugas pelayanan Komunikasi dan Elektronik.
a. alat kelengkapan pakaian seragam komunikasi dan elektronik terdiri atas:
1. baju lengan pendek dan celana panjang warna biru dongker;
2. tas pinggang; dan
3. sepatu dan kaos kaki warna hitam.
b. atribut pakaian seragam komunikasi dan elektronik terdiri atas:
1. papan nama (bordir);
2. label security; dan
3. logo Kemhan dan lokasi.
(8) Pakaian Seragam Korps Musik digunakan pada saat melaksanakan kegiatan upacara.
a. jenis pakaian seragam korps musik terdiri atas:
1. pakaian seragam korps musik I; dan
2. pakaian seragam korps musik II.
b. alat kelengkapan pakaian seragam korps musik I terdiri atas:
1. baju kombinasi warna biru putih;
2. celana warna putih;
3. topi kombinasi warna biru putih dengan logo Kemhan;
4. sepatu dan kaos kaki warna putih;
5. ikat pinggang;
6. draaghriem;
7. emblem Kemhan; dan
8. sarung tangan warna putih.
c. alat kelengkapan pakaian seragam korps musik II terdiri atas:
1. PSKP lengan panjang;
2. sepatu dan kaos kaki warna hitam; dan
3. ikat pinggang warna hitam logo Kemhan.
d. atribut pakaian seragam korps musik terdiri atas:
1. papan nama;
2. tanda pangkat dan pembeda golongan; dan
3. logo Kemhan.
(9) Pakaian Seragam Bengkel digunakan pada saat melaksanakan tugas perbengkelan.
a. alat kelengkapan pakaian seragam bengkel terdiri atas:
1. baju wearpack; dan
2. sepatu lapangan.
b. atribut pakaian seragam bengkel terdiri atas:
1. papan nama (bordir); dan
2. logo Kemhan dan lokasi.
(10) Pakaian Seragam Pengentasan Kebakaran digunakan pada saat melaksana-kan tugas pemadam kebakaran.
a. jenis pakaian seragam pengentasan kebakaran terdiri atas:
1. PDH; dan
2. PDL.
b. alat kelengkapan PDH terdiri atas:
1. baju warna biru lengan pendek;
2. celana panjang warna biru dongker;
3. sepatu dan kaos kaki warna hitam;
4. baret warna biru; dan
5. ikat pinggang warna hitam.
c. alat kelengkapan PDL terdiri atas:
1. baju wearpack warna oranye;
2. sepatu lapangan warna perak;
3. helm warna oranye; dan
4. sarung tangan warna hitam.
d. atribut pakaian seragam pengentasan kebakaran terdiri atas:
1. papan nama (bordir); dan
2. logo Kemhan.
(11) Pakaian Seragam Satuan Keamanan digunakan pada saat melaksanakan tugas pengamanan.
a. alat kelengkapan pakaian seragam satuan keamanan terdiri atas:
1. kemeja lengan panjang warna biru muda;
2. celana panjang warna biru tua;
3. sepatu dan kaos kaki warna hitam;
4. kopelriem warna hitam;
5. tongkat satuan keamanan warna hitam;
6. baret warna biru tua berlogo Kemhan;
7. tali jabatan;
8. peluit;
9. borgol;
10. tongkat senter;
11. rompi spot light; dan
12. jas hujan.
b. atribut pakaian seragam satuan keamanan terdiri atas:
1. papan nama;
2. papan nama satuan keamanan (bordir);
3. tanda pangkat satuan keamanan;
4. label security; dan
5. bagde logo Kemhan dan lokasi.
(12) Jaket Kemhan sebagai kelengkapan Pakaian Seragam Kemhan digunakan pada saat:
a. melakukan perjalanan dinas;
b. sakit;
c. pesiar;
d. menggunakan kendaraan bermotor;
e. rapat, seminar, penataran, serta pendidikan dan latihan; dan
f. atribut jaket Kemhan menggunakan logo Kemhan yang dipasang di sebelah kiri depan dada.
(13) Ketentuan lebih lanjut yang mengatur tentang Pakaian Dinas Lapangan (PDL) dan Pakaian Dinas Upacara (PDU) sebagai berikut:
a. di lingkungan Kemhan diatur dengan Peraturan Sekjen Kemhan;
dan
b. di lingkungan TNI diatur dengan Peraturan Panglima TNI.
(14) Ketentuan lebih lanjut penggunaan jenis-jenis Pakaian Seragam Kemhan di lingkungan Mabes TNI dan Angkatan diatur oleh Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan.
Koreksi Anda
