Langsung ke konten utama

Koreksi Pasal 9

PERMEN Nomor 105 Tahun 2013 | Peraturan Menteri Nomor 105 Tahun 2013 tentang PEJABAT PERBENDAHARAAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

PDF Sumber
100%
Hal. 1
Hal. 1
Teks Saat Ini
(1) KPA, PPK, PPSPM, Bendahara Pengeluaran, Bendahara Penerimaan, BPP, dan PPABP sebagai Pejabat Perbendaharaan pada Satker harus berstatus PNS. (2) PPSPM, Bendahara, dan PPABP berada pada unit/bagian yang membawahi bidang keuangan. (3) Persyaratan umum untuk menjadi Pejabat Perbendaharaan pada Satker adalah sebagai berikut: a. mempunyai kemampuan dalam pengelolaan keuangan; b. memahami peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan pengelolaan dana APBN; c. tidak sedang menjalani hukuman disiplin pegawai negeri sipil; d. tidak bermasalah dalam pengurusan/pengelolaan keuangan tahun anggaran sebelumnya; e. mampu melaksanakan tugas pokok disamping tugas sebagai Pejabat Perbendaharaan; dan f. tidak sedang menduduki jabatan fungsional (dosen), kecuali sebagai pimpinan perguruan tinggi (rektor, wakil rektor, dekan, wakil dekan, direktur, wakil direktur, ketua, wakil ketua, kepala lembaga pengabdian masyarakat, kepala penelitian, atau kepala unit pelaksana teknis perguruan tinggi). (4) Persyaratan khusus pengangkatan Pejabat Perbendaharaan adalah sebagai berikut: a. PPK adalah: 1. pendidikan paling rendah Sarjana (S1); 2. golongan paling rendah III/b; 3. masa kerja minimal 2 (dua) tahun; 4. memiliki sertifikat ahli pengadaan nasional dan memahami peraturan dibidang keuangan; 5. menduduki jabatan struktural atau staf administrasi; dan 6. apabila dalam 1 (satu) Satker tidak terpenuhi golongan sebagaimana dimaksud pada angka 2, dapat diangkat dari pegawai negeri sipil yang golongan 1 (satu) tingkat dibawah. www.djpp.kemenkumham.go.id b. PPSPM adalah: 1. pendidikan paling rendah Sarjana (S1); 2. golongan paling rendah III/b; 3. masa kerja minimal 2 (dua) tahun; 4. memiliki sertifikat pelatihan PPSPM; 5. menduduki jabatan struktural atau staf administrasi; dan 6. apabila dalam 1 (satu) Satker tidak terpenuhi golongan sebagaimana dimaksud pada angka 2, dapat diangkat dari pegawai negeri sipil yang golongan 1 (satu) tingkat dibawah. c. Bendahara Penerimaan adalah: 1. pendidikan Diploma III atau setara; 2. golongan paling rendah II/b; 3. masa kerja golongan minimal 2 (dua) tahun; 4. memiliki sertifikat diklat fungsional bendahara penerimaan; dan 5. apabila dalam satu Satker tidak terpenuhi pangkat/golongan sebagaimana dimaksud pada angka 2, dapat diangkat dari pegawai negeri sipil yang pangkat/golongan satu tingkat dibawah. d. Bendahara Pengeluaran adalah: 1. pendidikan Diploma III atau setara; 2. golongan paling rendah II/c; 3. masa kerja golongan minimal 2 (dua) tahun; 4. memiliki sertifikat diklat fungsional bendahara pengeluaran; dan 5. apabila dalam satu Satker tidak terpenuhi pangkat/golongan sebagaimana dimaksud pada angka 2, dapat diangkat dari pegawai negeri sipil yang pangkat/golongan satu tingkat dibawah. e. BPP adalah: 1. pendidikan Diploma III atau yang setara; 2. golongan paling rendah II/b; 3. memiliki sertifikat diklat fungsional BPP; 4. masa kerja golongan minimal 2 (dua) tahun; dan 5. memahami substansi yang ditugaskan. www.djpp.kemenkumham.go.id f. PPABP adalah: 1. pendidikan Diploma III atau yang setara; 2. golongan minimal II/b; 3. masa kerja golongan minimal 2 (dua) tahun; dan 4. memahami substansi yang ditugaskan.
Koreksi Anda