Koreksi Pasal 7
PERMEN Nomor 37 Tahun 2014 | Peraturan Menteri Nomor 37 Tahun 2014 tentang STATUTA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN
Teks Saat Ini
(1) Institut memiliki lambang sebagaimana terlukis di bawah ini:
(2) Lambang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri dari unsur- unsur dengan inti dan makna sebagai berikut:
a. lambang berbentuk garis lengkung membentuk lima sudut, melambangkan rukun Islam dan sila-sila dari pancasila;
b. dua bulu angsa, yang pangkalnya berbentuk pena, melambangkan keilmuankitab al-Qur'an yang terbuka, melambangkan dasar keilmuan Islam;
c. garis 17 pada pita, garis 8 pada bingkai kitab al-Qur'an, dan garis 45 pada kedua belah bulu angsa, melambangkan hari kemerdekaan INDONESIA;
d. tiga simpul pada pangkal bulu angsa, melambangkan kesatuan Iman, Islam, dan Ihsan;
e. warna dasar hijau daun, melambangkan kedamaian dan warna kuning pada garis lengkung melambangkan kemuliaan dan kebesaran jiwa;
f. kubah mesjid, melambangkan kultur masyarakat Banten yang agamis;
g. menara Masjid Agung Banten bertingkat dua berwarna putih dengan memolo berwarna merah, menjulang tinggi ke angkasa, melambangkan masyarakat Banten mempunyai semangat yang tinggi, serta senantiasa berpedoman kepada petunjuk Allah SWT;
h. gapura Kaibon berwarna putih, melambangkan daerah Provinsi Banten sebagai pintu gerbang peradaban;
i. gunung berwarna hitam dan tekstur tanah yang bergelombang tidak merata terdiri atas dataran rendah dan pegunungan melambangkan kekayaan sumber daya alam;
j. badak bercula satu berwarna hitam, adalah satwa langka yang dilindungi, melambangkan masyarakat yang pantang menyerah dalam menegakkan kebenaran dan dilindungi oleh hukum;
k. laut berwarana biru dengan gelombangnya berwarna putih, melambangkan daerah maritim yang kaya dengan potensi lautnya, dan mengandung makna kedalaman jiwa serta keluasan wawasan masyarakat Banten;
l. roda gerigi berwarna abu-abu, melambangkan orientasi semangat kerja pembangunan masyarakat Banten; dan
m. tulisan Institut Agama Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, berwarna hitam ditengah-tengah pita.
Koreksi Anda
