Langsung ke konten utama
Langsung ke konten utama

Koreksi Pasal 12

PERDA Nomor 1 Tahun 2020 | Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2020 tentang PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH KABUPATEN SRAGEN NOMOR 11TAHUN 2011 TENTANG RENCANA TATA RUANG WILAYAHKABUPATEN SRAGEN TAHUN 2011-2031

PDF Sumber
100%
Hal. 1
Hal. 1
Teks Saat Ini
(1) Sistem jaringan jalan dan jembatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 huruf a terdiri atas: a. jaringan jalan nasional; b. jaringan jalan provinsi; c. jaringan jalan kabupaten; d. jaringan jalandesa; e. fly over/underpass; dan f. jembatan. (2) Jaringan jalan nasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri atas: a. Jalan arteri primer meliputi : 1) Ruas jalan Palur - Batas Kota Sragen; 2) Ruas jalan Lingkar Utara Barat dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan aspek kebencanaan; 3) Ruas jalan Dr. Sutomo dan jalan S. Parman dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan aspek kebencanaan; 4) Ruas jalan Lingkar Utara Timur dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan aspek kebencanaan; dan 5) Ruas jalan batas Kota Sragen - Mantingan (Batas Prov. Jatim). b. Jalan Tol meliputi Jalan Tol ruas jalan Solo–Ngawi. c. Jalan kolektor primer jkp-1 meliputi rencana ruas jalan lingkar selatan Sragen. (3) Jaringan jalan provinsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b berupa jalan kolektor primer dua (JKP2) meliputi: a. ruas jalan Surakarta–Gemolong–Geyer/Bts. Kab. Grobogan; b. ruas jalan Sidoharjo–Gabugan–Gemolong; c. ruas jalan Gemolong–Andong/Bts. Kab. Boyolali; d. ruaS jalan Sukowati; e. ruas jalan Sragen–Batujamus/Bts. Karanganyar; f. ruas jalan Galeh–Ngrampal; dan g. ruas jalan lingkar Kawasan Perkotaan Gemolong. (4) Jaringan jalan Kabupatensebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c berupa: a. Jalan kolektor primer empat (JKP4) meliputi : Ruas jalan Grompol–Sepat–Jirapan–Batujamus. b. jalan lokal primer meliputi: (1) ruas jalan Masaran-Plupuh-Gemolong; (2) ruas jalan Sambungmacan-Jenar-Tangen-Gesi-Sukodono- Mondokan-Sumberlawang; (3) ruas jalan Plumbungan-Kedawung-Sambirejo; (4) ruang jalan Kedawung – Dulang; (5) ruas jalan Bener – Wareg; (6) ruas jalan Grompol – Sidokerto; (7) ruas jalan Brumbung - Sambirejo – Pungsari – Kalicemoro; (8) ruas jalan Dari – Pungsari – Sangiran – Kalijambe; (9) ruas jalan Kalijambe – Trobayan – Klayutan; (10) ruas jalan Ngebuk – Miri – Doyong; (11) Ruas jalan Bantar – Sambirejo – Musuk; (12) Ruas jalan Masaran – Pucuk – Tompe; (13) Ruas jalan Gabugan – Mondokan; (14) Ruas jalan Kalikobok – Bendo – Sukodono; (15) Ruas jalan Ahmad Yani; (16) Ruas jalan Letjend Sutoyo; (17) Ruas jalan Jl. Hos Cokro Aminoto; (18) Ruas Jalan Teguhan – Madiun; (19) Ruas Jalan Margoasri – Ngablak; (20) Ruas jalan Tangkil – Prayunan – Gesi; (21) Ruas jalan Prayunan – Jati Tengah – Bendo; (22) Ruas jalan Made – Jatisumo; (23) Ruas jalan Tunjungan – Gondang – Tunggul – Winong; (24) Ruas jalan Banaran – Gringging – Gondang; (25) Ruas jalan Sambirejo – Sambi – Jambean – Sukorejo; (26) Ruas jalan ruas jalan Jenar – Banyurip; (27) Ruas jalan Sumberlawang- Ngargotirto - Boyolayar – Batas Grobogan; (28) Ruas jalan Mondokan – Gemantar – Jurangnongo; (29) Ruas Jalan Gambiran – Saradan – Wonorejo – Mlokolegi – Jambangan; (30) Ruas jalan Nguwer – Gebang – Cungul; (31) Ruas jalan Dr. Sutomo; (32) Ruas jalan Mayor Suharto; (33) Ruas jalan Bejingan – Kembangan; (34) Ruas jalan Bener – Wareg; (35) Ruas jalan Gabugan – Gading; (36) Ruas jalan Karangjati – Kepoh/Batas Boyolali; (37) Ruas jalan Kauman – Cungkul; dan (38) Ruas jalan Nglangon – Tangkil. c. Jaringan jalan lokal sekunder berupa rencana peningkatan dan pengembangan jalan kabupaten di luar jalan lokal primer. (5) Jaringan jalan desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d berupa rencana pembangunan, peningkatan dan pengembangan sistem jalan di luar nasional, jalan provinsi, dan jalan kabupaten; (6) Fly over / underpass sebagaimana yang dimaksud dalam ayat (1) huruf e meliputi: a. rencana pengembangan fly over / underpass Pilangsari di ruas jalan Joko Tingkir; b. pembangunan fly over / underpass di jalan Jetak; c. pembangunan fly over / underpass di jalan Hos Cokro Aminoto, dan d. pembangunan fly over / underpass di wilayah Kalijambe, Gemolong dan Sumberlawang. (7) Jembatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf f berupa bangunan jembatan meliputi: a. Jembatan Butuh di Kecamatan Masaran; b. Jembatan Pilangsari – Pelemgadung di Kecamatan Ngrampal - Karangmalang; c. Jembatan Jatitengah – Pilangsari di Kecamatan Sukodono-Gesi; d. Jembatan Gesi – Poleng di Kecamatan Gesi; e. Jembatan Kalijambe – Sangiran di Kecamatan Kalijambe; f. Jembatan Bejingan di Kecamatan Masaran; g. Jembatan Klayutan di Kecamatan Kalijambe; h. Jembatan Ganefo di Kecamatan Tangen; i. Jembatan Gilirejo Baru – Gilirejo Lama Kecamatan Miri; dan j. Jembatan Gedongan – Makam Butuh di Kecamatan Pupuh – Masaran. 11. Ketentuan Pasal 13 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut:
Koreksi Anda