Koreksi Pasal 20
PERDA Nomor 2 Tahun 2024 | Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pemajuan Kebudayaan Daerah
Teks Saat Ini
(1) Sumber Daya Manusia Kebudayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (3) huruf b merupakan orang yang bergiat, bekerja, dan/atau berkarya dalam bidang yang berkaitan dengan Objek Pemajuan Kebudayaan meliputi:
a. budayawan;
b. sastrawan;
c. seniman;
d. sejarawan;
e. arkeologi;
f. antropolog;
g. filolog;
h. arsitek;
i. desainer;
j. pelaku pengobatan tradisional;
k. peserta didik;
l. pendidik;
m. Aparatur Sipil Negara;
n. karyawan swasta;
o. pelaku tradisi lisan; dan/atau
p. pelaku kebudayaan lainnya.
(2) Lembaga kebudayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (3) huruf b merupakan lembaga yang berperan dalam Pemajuan Kebudayaan meliputi:
a. museum;
b. taman budaya;
c. lembaga adat;
d. sanggar;
e. komunitas budaya;
f. organisasi kebudayaan;
g. pusat kebudayaan;
h. galeri seni;
i. pasar seni;
j. institusi pendidikan;
k. sentra industri kreatif; dan/atau
l. lembaga kebudayaan lainnya.
(3) Pranata Kebudayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (3) huruf b merupakan kelakuan berpola manusia dalam kebudayaan Daerah meliputi:
a. pranata domestik;
b. pranata ekonomi;
c. pranata pendidikan;
d. pranata ilmiah;
e. pranata estetik dan rekreasi;
f. pranata keagamaan;
g. pranata politik; dan
h. pranata somatis.
(4) Sarana dan prasarana kebudayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (3) huruf c merupakan fasilitas penunjang terselenggaranya aktivitas Kebudayaan, meliputi:
a. tempat suci;
b. pusat Kebudayaan;
c. taman budaya;
d. museum;
e. perpustakaan
f. ruang pertunjukan;
g. galeri/ruang pamer;
h. sanggar;
i. taman kota,
j. bioskop;
k. studio rekam,
l. pusat dokumentasi;
m. kebun raya;
n. gelanggang/gedung budaya; dan/atau
o. sebutan lain sarana dan prasarana Kebudayaan.
(5) Setiap orang dilarang merusak sarana dan prasarana Pemajuan Kebudayaan sebagaimana dimaksud pada ayat (4).
Koreksi Anda
