Koreksi Pasal 23
PERBAN Nomor 4 Tahun 2025 | Peraturan Badan Nomor 4 Tahun 2025 tentang Perubahan Keenam atas Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2017 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Satuan Organisasi pada Tingkat Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia
Teks Saat Ini
(1) Susunan organisasi Bareskrim Polri terdiri atas:
a. Biro Perencanaan dan Administrasi (Rorenmin), terdiri atas:
1. Bagian Perencanaan (Bagren) terdiri atas:
a) Subbagian Program dan Anggaran (Subbagprogar);
b) Subbagian Pengendalian Anggaran (Subbagdalgar); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
2. Bagian Pembinaan Fungsi (Bagbinfung) terdiri atas:
a) Subbagian Pelatihan Fungsi (Subbaglatfung);
b) Subbagian Pembinaan Sistem dan Metode (Subbagbinsismet); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
3. Bagian Sumber Daya (Bagsumda) terdiri atas:
a) Subbagian Personel (Subbagpers);
b) Subbagian Logistik (Subbaglog);
dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
4. Bagian Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Bagtahti) terdiri atas:
a) Subbagian Perawatan Tahanan (Subbagwattah);
b) Subbagian Barang Bukti (Subbagbarbuk); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
5. Urusan Tata Usaha (Urtu);
b. Biro Pembinaan Operasional (Robinopsnal) terdiri atas:
1. Bagian Perencanaan Operasional (Bagrenopsnal) terdiri atas:
a) Subbagian Perencanaan Administrasi Operasional (Subbagrenminopsnal);
b) Subbagian Pelatihan Operasi (Subbaglatops); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
2. Bagian Kerja Sama (Bagkerma) terdiri atas:
a) Subbagian Luar Negeri (Subbaglugri);
b) Subbagian Dalam Negeri (Subbagdagri); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
3. Bagian Analisis dan Evaluasi (Baganev) terdiri atas:
a) Subbagian Pengkajian Data (Subbagjianta);
b) Subbagian Pengendalian Perkara (Subbagdalkara); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
4. Bagian Monitoring (Bagmon) terdiri atas:
a) Subbagian Pengendalian Sistem dan Prosedur (Subbagdalsisdur);
b) Subbagian Pengamanan Produk (Subbagpamduk);
c) Subbagian Pemeliharaan dan Pengembangan (Subbagharbang);
d) Tim Monitoring; dan e) Urusan Administrasi (Urmin);
5. Bagian Pelayanan Masyarakat (Bagyanmas) terdiri atas:
a) Subbagian Penerimaan Laporan (Subbagtrimlap);
b) Subbagian Penelitian Laporan (Subbaglitlap); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
6. Urusan Tata Usaha (Urtu);
c. Biro Pengawas Penyidikan (Rowassidik) terdiri atas:
1. Bagian Administrasi Penyidikan (Bagmindik) terdiri atas:
a) Subbagian Pengawasan Administrasi (Subbagwasmin);
b) Subbagian Pengawasan Materi dan Berkas (Subbagwasmatkas); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
2. Bagian Supervisi dan Pelaporan (Bagvisilap) terdiri atas:
a) Subbagian Supervisi (Subbagvisi);
b) Subbagian Pelaporan (Subbaglap);
dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
3. Urusan Tata Usaha (Urtu);
d. Biro Koordinasi dan Pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (Rokorwas PPNS) terdiri atas:
1. Bagian Pengawasan Penyidikan (Bagwassidik) terdiri atas:
a) Subbagian Penelitian Perkara (Subbaglitkara);
b) Subbagian Administrasi Penyidikan (Subbagminsidik); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
2. Bagian Pembinaan PPNS (Bagbin PPNS) terdiri atas:
a) Subbagian Pembinaan Kemampuan (Subbagbinpuan);
b) Subbagian Pembinaan Pendidikan dan Latihan (Subbagbindiklat); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
3. Bagian Bantuan Operasi (Bagbanops) terdiri atas:
a) Subbagian Pembinaan Sistem (Subbagbinsis);
b) Subbagian Bantuan Taktis (Subbagbantis); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
4. Bagian Administrasi Personel PPNS (Bagminpers PPNS) terdiri atas:
a) Subbagian Administrasi (Subbagmin);
b) Subbagian Personel (Subbagpers);
dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
5. Urusan Tata Usaha (Urtu);
e. Urusan Keuangan (Urkeu);
f. Tata Usaha dan Urusan Dalam (Taud);
g. Pusat Informasi Kriminal Nasional (Pusiknas) terdiri atas:
1. Sekretariat (Set) terdiri atas:
a) Subbagian Perencanaan (Subbagren);
b) Subbagian Sumber Daya (Subbagsumda);
c) Subbagian Pembinaan Fungsi (Subbagbinfung); dan d) Urusan Tata Usaha (Urtu);
2. Urusan Keuangan (Urkeu);
3. Bidang Pengembangan Sistem (Bidbangsis) terdiri atas:
a) Subbidang Aplikasi (Subbidaplik);
b) Subbidang Jaringan (Subbidjaring);
dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
4. Bidang Pelayanan Informasi Kriminal (Bidyaninfokrim) terdiri atas:
a) Subbidang Pengawasan Data dan Statistik (Subbidwasdastik);
b) Subbidang Pelayanan Informasi (Subbidyaninfo); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
5. Bidang Kerja Sama (Bidkerma) terdiri atas:
a) Subbidang Antar Instansi, Kementerian, dan Komisi (Subbidtarinskemkom);
b) Subbidang Antar Negara (Subbidtarneg); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
6. Bidang Pusat Data dan Analisis Kejahatan Transnasional (Bid PDAKT) terdiri atas:
a) Tim Analis; dan b) Urusan Administrasi (Urmin);
h. Pusat Identifikasi (Pusident) terdiri atas:
1. Sekretariat (Set) terdiri atas:
a) Subbagian Perencanaan (Subbagren);
b) Subbagian Sumber Daya (Subbagsumda);
c) Subbagian Pembinaan Fungsi (Subbagbinfung); dan d) Urusan Tata Usaha (Urtu);
2. Bagian Sistem Informasi (Bagsisinfo) terdiri atas:
a) Subbagian Informasi Sidik Jari (Subbaginfosiri);
b) Subbagian Sistem Komunikasi (Subbagsiskom); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
3. Urusan Keuangan (Urkeu);
4. Bidang Daktiloskopi Umum (Biddaktium) terdiri atas:
a) Subbidang Pemrosesan Sidik Jari (Subbidprosiri);
b) Subbidang Pendokumentasian Sidik Jari (Subbiddoksiri); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
5. Bidang Daktiloskopi Kriminal (Biddaktikrim) terdiri atas:
a) Subbidang Pendokumentasian Identifikasi Kriminal (Subbiddokidentkrim);
b) Subbidang Pemeriksaan Sidik Jari (Subbidriksasiri);
c) Subbidang Pengolahan TKP (Subbidolah TKP); dan d) Urusan Administrasi (Urmin);
6. Bidang Fotografi Kepolisian (Bidtopol) terdiri atas:
a) Subbidang Audio Visual (Subbidavis);
b) Subbidang Identifikasi Wajah (Subbiddenjah); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
i. Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) terdiri atas:
1. Sekretariat (Set) terdiri atas:
a) Subbagian Perencanaan (Subbagren);
b) Subbagian Sumber Daya (Subbagsumda);
c) Subbagian Pembinaan Fungsi (Subbagbinfung); dan d) Urusan Tata Usaha (Urtu);
2. Bagian Manajemen Mutu (Bagjemenmut) terdiri atas:
a) Subbagian Instalasi (Subbaginstal);
b) Subbagian Pengembangan Metode (Subbagbangmet);
c) Subbagian Standar Mutu (Subbagstanmut); dan d) Urusan Administrasi (Urmin);
3. Urusan Keuangan (Urkeu);
4. Bidang Dokumen dan Uang Palsu Forensik (Biddokupalfor) terdiri atas:
a) Subbidang Dokumen Palsu (Subbiddokpal);
b) Subbidang Uang Palsu (Subbidupal);
c) Subbidang Produksi Cetak (Subbidprodcet); dan d) Urusan Administrasi (Urmin);
5. Bidang Balistik Metalurgi Forensik (Bidbalmetfor) terdiri atas:
a) Subbidang Senjata Api (Subbidsenpi);
b) Subbidang Bahan Peledak (Subbidhandak);
c) Subbidang Metalurgi Analisis (Subbidmetal); dan d) Urusan Administrasi (Urmin);
6. Bidang Fisika Komputer Forensik (Bidfiskomfor) terdiri atas:
a) Subbidang Deteksi Khusus (Subbiddeteksus);
b) Subbidang Kecelakaan Kebakaran (Subbidlakabakar);
c) Subbidang Komputer Forensik (Subbidkomfor); dan d) Urusan Administrasi (Urmin);
7. Bidang Kimia Biologi Forensik (Bidkimbiofor) terdiri atas:
a) Subbidang Kimia (Subbidkim);
b) Subbidang Biologi Serologi (Subbidbioser);
c) Subbidang Toksikologi Lingkungan (Subbidtokling); dan d) Urusan Administrasi (Urmin);
8. Bidang Narkoba Forensik (Bidnarkobafor) terdiri atas:
a) Subbidang Narkotik (Subbidnarko);
b) Subbidang Psikotropika (Subbidpsiko);
c) Subbidang Obat-obatan Berbahaya (Subbidbaya); dan d) Urusan Administrasi (Urmin);
j. Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) terdiri atas:
1. Subbagian Operasional (Subbagopsnal);
2. Subbagian Perencanaan dan Administrasi (Subbagrenmin);
3. Subdirektorat I (Subdit I);
4. Subdirektorat II (Subdit II);
5. Subdirektorat III (Subdit III);
6. Subdirektorat IV (Subdit IV); dan
7. Urusan Tata Usaha (Urtu);
k. Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) terdiri atas:
1. Subbagian Operasional (Subbagopsnal);
2. Subbagian Perencanaan dan Administrasi (Subbagrenmin);
3. Subdirektorat I (Subdit I);
4. Subdirektorat II (Subdit II);
5. Subdirektorat III (Subdit III);
6. Subdirektorat IV (Subdit IV);
7. Subdirektorat V (Subdit V); dan
8. Urusan Tata Usaha (Urtu);
l. Dihapus;
m. Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) terdiri atas:
1. Subbagian Operasional (Subbagopsnal);
2. Subbagian Perencanaan dan Administrasi (Subbagrenmin);
3. Subdirektorat I (Subdit I);
4. Subdirektorat II (Subdit II);
5. Subdirektorat III (Subdit III);
6. Subdirektorat IV (Subdit IV);
7. Subdirektorat V (Subdit V);
8. Urusan Tata Usaha (Urtu); dan
9. Urusan Keuangan;
n. Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) terdiri atas:
1. Subbagian Operasional (Subbagopsnal);
2. Subbagian Perencanaan dan Administrasi (Subbagrenmin);
3. Subdirektorat I (Subdit I);
4. Subdirektorat II (Subdit II);
5. Subdirektorat III (Subdit III);
6. Subdirektorat IV (Subdit IV);
7. Subdirektorat V (Subdit V); dan
8. Urusan Tata Usaha (Urtu);
o. Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) terdiri atas:
1. Subbagian Operasional (Subbagopsnal);
2. Subbagian Perencanaan dan Administrasi (Subbagrenmin);
3. Subdirektorat I (Subdit I);
4. Subdirektorat II (Subdit II);
5. Subdirektorat III (Subdit III); dan
6. Urusan Tata Usaha (Urtu);
p. Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA dan PPO) terdiri atas:
1. Subbagian Operasional (Subbagopsnal);
2. Subbagian Perencanaan dan Administrasi (Subbagrenmin);
3. Subdirektorat I (Subdit I);
4. Subdirektorat II (Subdit II);
5. Subdirektorat III (Subdit III); dan
6. Urusan Tata Usaha (Urtu);
q. Satuan Reserse Mobil (Satresmob) terdiri atas:
1. Unit I;
2. Unit II;
3. Unit III; dan
4. Urusan Administrasi (Urmin).
(2) Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Bareskrim Polri tercantum dalam Lampiran XVIII yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Kepolisian ini.
4. Di antara Lampiran XVIII dan Lampiran XIX disisipkan 1 (satu) lampiran, yakni Lampiran XVIIIA.
5. Di antara Pasal 23 dan Pasal 24 disisipkan 1 (satu) pasal, yakni Pasal 23A sehingga Pasal 23A berbunyi sebagai berikut:
Koreksi Anda
